SUKU MINANGKABAU
Bapak saya berasal dari Padang Sumatera Barat dan Ibu saya berasal dari Kediri Jawa Timur, karena saya lebih mengenal kebudayaan dari bapak saya yaitu Padang, jadi kali ini saya akan menceritakan kebudayaan Miangkabau dan apa saja budaya dari Minang itu sendiri yang hampir hilang ditelan zaman, dikarenakan perkembangan globalisasi di Indonesia yang begitu pesat.
Berbicara tentang Minangkabau tentunya yang kalian banyak ketahui adalah kulinernya, tetapi tunggu dulu masih banyak lagi budaya Minangkabau yang menarik, pertama saya akan memberi tahu apa adat dan budaya Minang itu sendiri, jadi asal suku Minang itu sendiri pertama kali didirikan oleh dua orang bersaudara yaitu Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sebatang, mereka berdua adalah pewaris sistem adat Koto Piliang dan sistem adat Caniago, dua sistem adat ini dikenal kelarasan dimana adalah yang mengisi dan membentuk daripada sistem Masyarakat Minangkabau itu sendiri.
Dalam Masyarakat Minang ada tiga pilar yang membangun dan menjaga keutuhan budaya dan adat istiadat mereka adalah alim ulama, ninik mamak dan cerdik pandai. Dalam Minang kaum perempuan memiliki kedudukan yang istimewa sehingga dijuluki Bundo Kanduang, juga karena mereka pun sangat berpengaruh kepada keputusan pernikahan disebut juga meraka sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang (pilar utama rumah), dan ada juga rumah adat Minang adalah rumah Gadang dimana rumah tersebut tinggi-tinggi, katanya agar tidak terserang hewan buas dari luar, dan ada juga ciri khas unik rumah Gadang yang atapnya berujung lancip, definisi dari kelancipan atap tersebut adalah menjunjung Allah subhannaulahuwata'ala
Adapun tari yang dimiliki oleh suku Minang salah satunya yang Saya tahu adalah tari randai dimana tari tersebut berkelompok dan terbagi menjadi kelompok peran utama dan lainya sebagai pendukung cerita, serta agar terkesan lebih meriah dalam pentas. Olahraga suku Minang juga tidak kalah keren dengan olahraga dengan olahraga yang sedang nge-trend sekarang ini antara lain ada pacuan kuda dan sepak takraw, jika kita bicara makanan ya pastinya nomor satu alias juaranya, dilihat dari rumah makan Padang yang tersebar bukan hanya diseluruh Negeri bahkan sampai luar Negeri, ditambah yang sangat dibanggakan oleh Masyarakat Minang ketika dimana Rendang telah diakui sebagai makanan terlezat di dunia.
Hal yang sangat disayangkan adalah ketika di era globalisasi kian berkembang, banyak diantara mereka yang hampir lupa akan kebudayaan yang telah dibangun oleh para leluhurnya yang seharusnya di kembangkan dan di pertahankan oleh muda-mudi Bangsa sampai saat ini, hal pertama yang dilupakan ialah Surau sebagai tempat belajar dan mengajar, jika dilihat sekarang ini jarang sekali kita temui surau-surau ramai akan para muda-mudi yang kiat belajar bersama, malah saya lebih sering melihat surau tersebut di tempati oleh pemuda yang berpacaran dibandingkan yang sedang belajar dan mengajar, itulah salah satu contoh bagi kita akan pentingnya menjaga mempertahankan adat istiadat budaya kita yang jelas akan pentingnya bagi muda-mudi saat ini, maka dari itu kita sebagai muda-mudi Indonesia harus melestarikan Budaya Minangkabau ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar