Jumat, 04 November 2016


MANUSIA DAN KEINDAHAN


A. Rangkuman manusia dan keindahan  
Keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah. Alam ciptaan Tuhan. lni berarti bahwa keindahan itu ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar, tidak berlebihan tidak pula kurang. Kalau pelukis melukis wanita lebih cantik dari keadaan sebenamya, justru tidak indah. Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. 
Keagungan Tuhan dapat dibuktikan melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam. Keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya dapat meniru saja keindahan ciptaan Tuhan itu. Seindah-indah tinian terhadap ciptaan Tuhan, tidak akan menyamai keindahan ciptaan Tuhan itu sendiri. Kecantikan seorang wanita ciptaan Tuhan membuat kagum seniman Leonardo da Vinci. Karena itu ia berusaha meniru ciptaan Tuhan dengan melukis Monalisa sebagai wanita cantik. Lukisan monalisa sangat terkenal karena menarik dan tidak membosankan. 

sumber : https://hadi27.wordpress.com/rangkuman-manusia-dan-keindahan-serta-manusia-dan-penderitaan/

B. Pendapat saya mengenai hubungan manusia dan keindahan 
Manusia dan keindahan itu sangat terikat, manusia tidak akan terlepas dari keindahan, jadi seharusnya manusia itu sendiri yang membangun keindahan baik fisik maupun psikis. Setiap manusia memiliki keindahanya tersendiri, misalkan ada pria yang sangat menyukai seorang wanita yang menurut teman pria tersebut wanita itu terlihat biasa saja, pandangan setiap orang mengenai keindahan berbeda, ada orang yang melihat keindahan pada paras wajahnya dan ada juga yang melalui hatinya, namun bagaimana pun bentuknya suatu keindahan tidak mempunyai tolak ukur yang dapat kita nilai, karena keindahan itu tercipta oleh Allah subahannaulahuwata'ala. 

C. Jika manusia tidak memperhatikan keindahan 
Sebagian diantara kita mungkin ada yang tidak memperhatikan keindahan baik keindahan manusia mapun alam, itu adalah salah satu hal yang sangat disayangkan bagi kita bila tidak mau tahu apa arti dari keindahan yang pada dasarnya apabila tidak tahu kita tidak dapat hidup sepenuhnya, disini dalam artian tidak lengkap akan apa yang ada pada rohani kita, bagaikan hidup itu digambarkan seperti televisi jaman dahulu yang hanya bewarna hitam putih. Tidak terdapat warna akan hidup yang lama kita jalani, inginkah kita seperti itu? Jadi janganlah kita menjalani hidup ini hanya biasa saja (tidak memperhatikan keindahan) isilah hidup ini dengan keindahan-keindahan yang telah Allah ciptakan, dengan begitu hidup akan terasa sepenuhnya terjalani dengan khidmat. 

D. Contoh keindahan objektif dan subjektif 
Keindahan objektif adalah keindahan yang dilihat oleh seseorang akan suatu benda, misalkan orang yang sangat cinta akan team sepak bola dunia sampai-sampai dia rela membeli kaos team tersebut dengan harga relatif mahal. Berbeda dengan keindahan subjektif adalah keindahan bedasarkan pada mata yang memandang, jadi dalam hal ini bergantung pada diri pribadi masing-masing, misalkan seorang pria sangat suka akan kecantikan wanita yang dipujanya padahal banyak wanita diluar lebih cantik dari wanita yang dipujanya itu. Semua itu salah satu contoh akan keindahan objektif dan subjektif, pada intinya nikmatilah keindahan di dunia ini dengan sepenuhnya karena keindahan di dunia hanya dapat kita nikmati sekali dalam kehidupan ini dan itu adalah suatu contoh bagi kita semua dalam mensyukuri ciptaan Allah subhannaulahuwata'ala. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar