Rabu, 07 Desember 2016

MANUSIA DAN KEADILAN

I. RANGKUMAN


A.    Pengertian Keadilan

               Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah  pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Menurut Aristoteles  keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia, kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. . Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.


II. BENTUK KEADILAN DAN KETIDAKADILAN SOSIAL
       
A. BENTUK KEADILAN SOSIAL

1. Keadilan legalis
Keadilan legalis artinya keadilan yang arahnya dari pribadi ke seluruh masyarakat. Manusia pribadi wajib memperlakukan perserikatan manusia sebagai keseluruhan sebagai anggota yang sama martabatnya. Manusia itu sana dihadapan hukum, tidak ubahnya dengan anggota masyarakat yang lain. Contoh : warga egara taat membayar pajak, mematuhi peraturan berlalu lintas di jalan raya. Jadi, setiap warga negara dituntut untuk patuh pada hukum yang berlaku.

2. Keadilan distributive
Keadilan distributive adala keseluruhan masyarakat wajib memperlakukan manusia pribadi sebagai manusia yang sama martabatnya. Dengan kata lain, apabila ada satu hukum yang berlaku maka hukum itu berlaku sama bagi semua warga masyarakat. Pemerintah sebagai representasi negara wajib memberikan pelayanan dan mendistribusikan seluruh kekayaan negara (asas pemerataan) dan memberi kesempatan yang sama kepada warga negara untuk dapat mengakses fasilitas yang disediakan oleh negara (tidak diskriminatif). Contoh : tersedianya fasilitas pendidikan untuk rakyat, jalan raya untuk transportasi umum termasuk untuk penyandang cacat dan lanjut usia.

3. Keadilan komutatif
Hal ini khusus antara manusia pribadi yang satu dengan yang lain. Artinya tak lain warga masyarakat wajib memperlakukan warga lain sebagai pribadi yang sama martabatnya. Ukuran pemberian haknya berdasar prestasi. Orang yang punya prestasi yang sama diberi hak yang sama. Jadi sesuatu yang dapat dicapai oleh seseorang arus dipandang sebagai miliknya dan kita berikan secara proposional sebagaimana adanya. Contoh : saling hormat-menghormati antar-sesama manusia toleransi dalam pendapat dan keyakinan, salin bekerja sama.

B. BENTUK KETIDAKADILAN SOSIAL

1. Subordinasi
Subordinasi pada dasarnya adalah keyakinan bahwa salah satu jenis kelamin dianggap lebih penting atau lebih utama dibanding jenis kelamin lainnya. Sudah sejak dahulu ada pandangan yang menempatkan kedudukan dan peran perempuan lebih rendah dari laki-laki. Banyak kasus dalam tradisi, tafsiran ajaran agama maupun dalam aturan birokrasi yang meletakan kaum perempuan sebagai subordinasi dari kaum laki-laki. Kenyataan memperlihatkan bahwa masih ada nilai-nilai masyarakat yang membatasi ruang gerak terutama perempuan dalam kehidupan. Sebagai contoh apabila seorang isteri yang hendak mengikuti tugas belajar, atau hendak berpergian ke luar negeri harus mendapat izin suami, tatapi kalau suami yang akan pergi tidak perlu izin dari isteri.

2. Pandangan stereotipe
Setereotipe dimaksud adalah citra baku tentang individu atau kelompok yang tidak sesuai dengan kenyataan empiris yang ada. Pelabelan negatif secara umum selalu melahirkan ketidakadilan. Salah satu stereotipe yang berkembang berdasarkan pengertian gender, yakni terjadi terhadap salah satu jenis kelamin, (perempuan),
Hal ini mengakibatkan terjadinya diskriminasi dan berbagai ketidakadilan yang merugikan kaum perempuan. Misalnya pandangan terhadap perempuan yang tugas dan fungsinya hanya melaksanakan pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan domistik atau kerumahtanggaan. Hal ini tidak hanya terjadi dalam lingkup rumah tangga tetapi juga terjadi di tempat kerja dan masyaraklat, bahkan di tingkat pemerintah dan negara.
Apabila seorang laki-laki marah, ia dianggap tegas, tetapi bila perempuan marah atau tersinggung dianggap emosional dan tidak dapat menahan diri. Standar nilai terhadap perilaku perempuan dan laki-laki berbeda, namun standar nilai tersebut banyak menghakimi dan merugikan perempuan.
Label kaum perempuan sebagai “ibu rumah tangga” merugikan, jika hendak aktif dalam “kegiatan laki-laki” seperti berpolitik, bisnis atau birokrat. Sementara label laki-laki sebagai pencari nakah utama, (breadwinner) mengakibatkan apa saja yang dihasilkan oleh perempuan dianggap sebagai sambilan atau tambahan dan cenderung tidak diperhitungkan.

3. Kekerasan
Berbagai bentuk tidak kekerasan terhadap perempuan sebagai akibat perbedaan, muncul dalam bebagai bentuk. Kata kekerasan merupakan terjemahkan dari violence, artinya suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologis seseorang. Oleh karena itu kekerasan tidak hanya menyangkut serangan fisik saja seperti perkosaan, pemukulan dan penyiksaan, tetapi juga yang bersifat non fisik, seperpti pelecehan seksual sehingga secara emosional terusik.
Pelaku kekerasan bermacam-macam, ada yang bersifat individu, baik di dalam rumah tangga sendiri maupun di tempat umum, ada juga di dalam masyarakat itu sendiri. Pelaku bisa saja suami/ayah, keponakan, sepupu, paman, mertua, anak laki-laki, tetangga, majikan.

4. Beban Ganda
Bentuk lain dari diskriminasi dan ketidak adilan gender adalah beban ganda yang harus dilakukan oleh salah satu jenis kalamin tertentu secara berlebihan. Dalam suatu rumah tangga pada umumnya beberapa jenis kegiatan dilakukan laki-laki, dan beberapa dilakukan oleh perempuan. Berbagai observasi, menunjukkan perempuan mengerjakan hampir 90% dari pekerjaan dalam rumah tangga. Sehingga bagi mereka yang bekerja, selain bekerja di tempat kerja juga masih harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Dalam proses pembangunan, kenyataannya perempuan sebagai sumber daya insani masih mendapat pembedan perlakuan, terutama bila bergerak dalam bidang publik. Dirasakan banyak ketimpangan, meskipun ada juga ketimpangan yang dialami kaum laki-laki di satu sisi.

https://ossianggia.wordpress.com/2016/06/07/manusia-dan-ketidakadilan/
http://susantnext.blogspot.co.id/2012/03/teori-keadilan-sosial.html
https://zaxshack.wordpress.com/tag/bentuk-bentuk-ketidakadilan-akibat-diskriminasi-gender/

Jumat, 25 November 2016

MANUSIA DAN PENDERITAAN

A. PENGERTIAN PENDERITAAN Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku liku kehidupan manusia. Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitaan psikis, penyembuhan nya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya.

B. PENYEBAB MUNCULNYA PENDERITAAN
Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia, Menurut pandangan saya, penderitaan ini muncul disebabkan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya baik dengan antar sesama manusia ataupun dengan alam. Penderitaan ini dapat muncul karena ketidak harmonisan antara elemen satu dengan yang lainnya. contohnya pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya didalam bermasyarakat terdapat perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan diantara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan. dari sinilah penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman. Selain karena ketidak harmonisan dengan sesama, ketidak harmonisan dengan alam juga dapat membawa penderitaan. contohnya apa yang sedang terjadi saat ini yaitu bencana alam terjadi dimana-mana. karena kesalahan manusia terhadap alam lah yang membuat alam menjadi tidak bersahabat lagi dengan manusia maka muncul lah penderitaan pada setiap orang yang terkena bencana alam. penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara fisik dan batin, karena mereka yang terkena bencana alam harus rela kehilangan harta benda bahkan keluarga mereka. Penderitaan yang muncul karena suatu penyakit/siksaan, Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia. Beberapa kasus penderitaan dapat diungkapkan berikut ini : Seorang anak lelaki buta sejak diahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan mata hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan sampai di universitas dan akhirnya memperoleh gelar doctor di Universitas Sourbone Perancis. Dia adalah Prof.Dr. Thaha Husen, guru besar Universitas di Kairo, Mesir.

C. HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan. Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat. Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani. Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya. Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka. Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan di akhirat. Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka. Adapun akan lebih jelas akan dibahas sebagai berikut.
 sumber rangkuman : http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.co.id/2012/11/manusia-dan-penderitaan.html

PENDERITAAN YANG PERNAH SAYA ALAMI
Saya pernah mengalami apa yang disebut penderitaan, salah satunya ketika saya banyak berbuat salah terhadap kedua orang tua saya, disitu saya merasa sedih dan terkadang saya berfikir untuk meminta maaf kepada mereka tetapi saya masih belum berani untuk melakukanya karena banyaknya rasa bersalah saya yang masih terbenam di hati sehingga malu untuk meminta maaf, untuk menyelesaikan penderitaan tersebut saya berusaha untuk melakukan yang terbaik bagi mereka berdua (kedua orangtua) saya untuk menghindari sifat mencela. mungkin itu adalah satu dari sekian penderitaan yang pernah saya alami.

Jumat, 04 November 2016


MANUSIA DAN KEINDAHAN


A. Rangkuman manusia dan keindahan  
Keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah. Alam ciptaan Tuhan. lni berarti bahwa keindahan itu ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar, tidak berlebihan tidak pula kurang. Kalau pelukis melukis wanita lebih cantik dari keadaan sebenamya, justru tidak indah. Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. 
Keagungan Tuhan dapat dibuktikan melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam. Keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya dapat meniru saja keindahan ciptaan Tuhan itu. Seindah-indah tinian terhadap ciptaan Tuhan, tidak akan menyamai keindahan ciptaan Tuhan itu sendiri. Kecantikan seorang wanita ciptaan Tuhan membuat kagum seniman Leonardo da Vinci. Karena itu ia berusaha meniru ciptaan Tuhan dengan melukis Monalisa sebagai wanita cantik. Lukisan monalisa sangat terkenal karena menarik dan tidak membosankan. 

sumber : https://hadi27.wordpress.com/rangkuman-manusia-dan-keindahan-serta-manusia-dan-penderitaan/

B. Pendapat saya mengenai hubungan manusia dan keindahan 
Manusia dan keindahan itu sangat terikat, manusia tidak akan terlepas dari keindahan, jadi seharusnya manusia itu sendiri yang membangun keindahan baik fisik maupun psikis. Setiap manusia memiliki keindahanya tersendiri, misalkan ada pria yang sangat menyukai seorang wanita yang menurut teman pria tersebut wanita itu terlihat biasa saja, pandangan setiap orang mengenai keindahan berbeda, ada orang yang melihat keindahan pada paras wajahnya dan ada juga yang melalui hatinya, namun bagaimana pun bentuknya suatu keindahan tidak mempunyai tolak ukur yang dapat kita nilai, karena keindahan itu tercipta oleh Allah subahannaulahuwata'ala. 

C. Jika manusia tidak memperhatikan keindahan 
Sebagian diantara kita mungkin ada yang tidak memperhatikan keindahan baik keindahan manusia mapun alam, itu adalah salah satu hal yang sangat disayangkan bagi kita bila tidak mau tahu apa arti dari keindahan yang pada dasarnya apabila tidak tahu kita tidak dapat hidup sepenuhnya, disini dalam artian tidak lengkap akan apa yang ada pada rohani kita, bagaikan hidup itu digambarkan seperti televisi jaman dahulu yang hanya bewarna hitam putih. Tidak terdapat warna akan hidup yang lama kita jalani, inginkah kita seperti itu? Jadi janganlah kita menjalani hidup ini hanya biasa saja (tidak memperhatikan keindahan) isilah hidup ini dengan keindahan-keindahan yang telah Allah ciptakan, dengan begitu hidup akan terasa sepenuhnya terjalani dengan khidmat. 

D. Contoh keindahan objektif dan subjektif 
Keindahan objektif adalah keindahan yang dilihat oleh seseorang akan suatu benda, misalkan orang yang sangat cinta akan team sepak bola dunia sampai-sampai dia rela membeli kaos team tersebut dengan harga relatif mahal. Berbeda dengan keindahan subjektif adalah keindahan bedasarkan pada mata yang memandang, jadi dalam hal ini bergantung pada diri pribadi masing-masing, misalkan seorang pria sangat suka akan kecantikan wanita yang dipujanya padahal banyak wanita diluar lebih cantik dari wanita yang dipujanya itu. Semua itu salah satu contoh akan keindahan objektif dan subjektif, pada intinya nikmatilah keindahan di dunia ini dengan sepenuhnya karena keindahan di dunia hanya dapat kita nikmati sekali dalam kehidupan ini dan itu adalah suatu contoh bagi kita semua dalam mensyukuri ciptaan Allah subhannaulahuwata'ala. 

Minggu, 23 Oktober 2016

CINTA DAN KASIH MANUSIA 


A. Rangkuman kisah cinta

Kisah romantis Fatimah dan Ali. Ketika itu Ali hanya seorang pemuda biasa yang hanya memiliki harta baju besi yang sedang ia gadaikan. Ia mencintai Fatimah, namun dirinya merasa tidak pantas jika harus mendatangi Rasulullah untuk menikahi Fatimah tanpa kemapanan harta yang cukup. Dalam ikhtiarnya memantaskan diri untuk Fatimah, selalu saja ada cerita yang ia dengar dan hampir mematahkan semangatnya. Seperti ketika ia mendengar cerita Abu Bakar dengan kesalihan dan kemapanan yang dimilikinya mendatangi Rasulullah bermaksud untuk menjadikan Fatimah sebagai Istrinya. Mendengar itu Ali kecewa namun dia lebih mendahulukan kebahagiaan Fatimah dibandingkan dirinya, ia berusaha menata hati untuk mengikhlaskan. Karena dia yakin Fatimah akan lebih bahagia dengan Abu Bakar jika dibandingkan dengan dirinya yang tidak punya apa-apa. Namun kemudian Rasulullah tidak menerima lamaran Abu Bakar, dengan alasan Fatimah masih terlalu muda. Begitupan dengan Umar dan Utsman, kedua sahabat Ali yang juga tidak kalah salih dan kaya itu pun ditolak oleh Rasulullah. Betapa kejadian itu kian menimbulkan keresahannya timbul tenggelam.
Suatu hari datanglah Ali menemui Rasulullah dengan segala kekurangan dan kelebihannya.Ia  memberanikan diri menghadap rasulullah dan menyampaikan maksud hatinya untuk meminta Fatimah menjadi istrinya, singkat cerita, Rasulullah menerimanya.
Lalu keromantisan Fatimah dan Ali berlanjut terus hingga mereka menjadi pasangan suami dan istri. Suatu hari pernah Fatimah Az Zahra mengatakan sesuatu tanpa disengaja dan perkataan itu membuat hati Ali terusik. Menyadari bahwa ia bersalah, Fatimah segera meminta maaf berulang-ulang kali kepada Ali.
Melihat wajah Ali tak juga berubah, maka Fatimah Az-Zahra berlalri-lari kecil di sekitar Ali. Sebanyak 7 kali ia ‘tawaf’ sambil merayu-rayu mohon untuk dimaafkan. Melihat tingkah Fatimah di hadapannya, Ali tak dapat menahan senyum. Kemudian ia tersenyum dan memaafkan kesalahan isterinya.

Sumber kisah sahabat rasulullah : http://abiummi.com/6-cerita-romantis-islami-di-zaman-rasulullah/ 

B. Pendapat akan cinta dan kasih pada manusia

Semua orang memliki cinta dan kasih, itu memang sudah seharusnya ada pada diri manusia sendiri, bahkan bila kita lihat lebih dekat hal kecil seperti menolong orang yang sedang dalam kesulitan, sayang ibu pada anaknya, seorang guru yang mengajari muridnya semua itu termasuk cinta dan kasih pada diri manusia. Jadi cinta dan kasih muncul akan kepedulian kita terhadap sesama, setiap manusia pasti memiliki rasa tersebut bahkan penjahat sekalipun pasti pernah merasakan akan apa yang dinamakan cinta dan kasih, hal tersebut tidak akan bisa terlepas dalam diri manusia itu sendiri baik anak-anak, orang tua, dan remaja.

C. Arti cinta menurut saya 

Cinta itu sesuatu yang manusiawi yang tak akan hilang sampai hayat menanti, entah itu muncul dari mana pasti akan ada yang  terbekas di hati, cinta itu buta akan mata namun tak buta dihati, bisa bertepuk sebelah mata sakit kan tertanam dihati, memang cinta itu tak harus memiliki tetapi harus diperjuangi, akankah cinta itu pergi ataukah kembali? Mungkin kita hanya bisa bersabar menanti menunggu kepastian cinta menghampiri, setidaknya cinta akan membuat hidup penuh arti. Pacar bukan suatu solusi untuk mencari cinta yang di rahmati adalah cinta yang selalu didambakan untuk isteri yang kelak akan datang menanti, hanya untuk mencapai ridho ilahi, Ingatlah bahwa cinta sejati adalah cinta karena Allah.

D. Bagaimana jika manusia hidup tanpa cinta?

Hidup tanpa cinta bagi manusia itu seperti para koruptor yang hanya bisa mengambil uang rakyatnya tidak ada belas kasih dihati mereka, tangisan rakyat bagaikan alunan aransemen lagu nan indah, rasa kenyang diperut mereka adalah rasa penderitaan masyarakat, kemewahan toilet mereka yang wanginya bisa mengalahkan wangi seribu parfum rakyatnya, dingin ruangan kantor sampai-sampai membekukan hati mereka, tidak ada suatu hal berkaitan akan perasaan yang tertanam pada diri mereka, teman pun bisa jadi lawan, bagi mereka tidak ada kata kepentingan bersama yang ada hanyalah kepentingan kelompok. Berpendidikan tinggi bergaya intelek berfikiran kritis banyak orang memandanya tapi sebenarnya hanya topeng belaka, pentingnya suatu gelar semata hanya untuk mencari kedudukan yang lebih tinggi sehingga dapat leluasa dengan kekuasaanya, bagaimana itu semua bisa terjadi? Itu semua terjadi karena hilangnya rasa cinta dalam diri manusia itu sendiri, cinta sudah dibuang yang ada hanya kekuasaan dan harta dimata mereka (para koruptor).


Jumat, 07 Oktober 2016

SUKU MINANGKABAU


   Bapak saya berasal dari Padang Sumatera Barat dan Ibu saya berasal dari Kediri Jawa Timur, karena saya lebih mengenal kebudayaan dari bapak saya yaitu Padang, jadi kali ini saya akan menceritakan kebudayaan Miangkabau dan apa saja budaya dari Minang itu sendiri yang hampir hilang ditelan zaman, dikarenakan perkembangan globalisasi di Indonesia yang begitu pesat. 
   Berbicara tentang Minangkabau tentunya yang kalian banyak ketahui adalah kulinernya, tetapi tunggu dulu masih banyak lagi budaya Minangkabau yang menarik, pertama saya akan memberi tahu apa adat dan budaya Minang itu sendiri, jadi asal suku Minang itu sendiri pertama kali didirikan oleh dua orang bersaudara yaitu Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sebatang, mereka berdua adalah pewaris sistem adat Koto Piliang dan sistem adat Caniago, dua sistem adat ini dikenal kelarasan dimana adalah yang mengisi dan membentuk daripada sistem Masyarakat Minangkabau itu sendiri. 
   Dalam Masyarakat Minang ada tiga pilar yang membangun dan menjaga keutuhan budaya dan adat istiadat mereka adalah alim ulama, ninik mamak dan cerdik pandai. Dalam Minang kaum perempuan memiliki kedudukan yang istimewa sehingga dijuluki Bundo Kanduang, juga karena mereka pun sangat berpengaruh kepada keputusan pernikahan disebut juga meraka sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang (pilar utama rumah), dan ada juga rumah adat Minang adalah rumah Gadang dimana rumah tersebut tinggi-tinggi, katanya agar tidak terserang hewan buas dari luar, dan ada juga ciri khas unik rumah Gadang yang atapnya berujung lancip, definisi dari kelancipan atap tersebut adalah menjunjung Allah subhannaulahuwata'ala
   Adapun tari yang dimiliki oleh suku Minang salah satunya yang Saya tahu adalah tari randai dimana tari tersebut berkelompok dan terbagi menjadi kelompok peran utama dan lainya sebagai pendukung cerita, serta agar terkesan lebih meriah dalam pentas. Olahraga suku Minang juga tidak kalah keren dengan olahraga dengan olahraga yang sedang nge-trend sekarang ini antara lain ada pacuan kuda dan sepak takraw, jika kita bicara makanan ya pastinya nomor satu alias juaranya, dilihat dari rumah makan Padang yang tersebar bukan hanya diseluruh Negeri bahkan sampai luar Negeri, ditambah yang sangat dibanggakan oleh Masyarakat Minang ketika dimana Rendang telah diakui sebagai makanan terlezat di dunia.
   Hal yang sangat disayangkan adalah ketika di era globalisasi kian berkembang, banyak diantara mereka yang hampir lupa akan kebudayaan yang telah dibangun oleh para leluhurnya yang seharusnya di kembangkan dan di pertahankan oleh muda-mudi Bangsa sampai saat ini, hal pertama yang dilupakan ialah Surau sebagai tempat belajar dan mengajar, jika dilihat sekarang ini jarang sekali kita temui surau-surau ramai akan para muda-mudi yang kiat belajar bersama, malah saya lebih sering melihat surau tersebut di tempati oleh pemuda yang berpacaran dibandingkan yang sedang belajar dan mengajar, itulah salah satu contoh bagi kita akan pentingnya menjaga mempertahankan adat istiadat budaya kita yang jelas akan pentingnya bagi muda-mudi saat ini, maka dari itu kita sebagai muda-mudi Indonesia harus melestarikan Budaya Minangkabau ini.