JusTip
Startup yang akan saya rintis ini akan agak sedikit terbilang unik, yaitu Startup JusTip atau Just Titip (hanya titip), saya mendapat ide ketika melihat banyak mahasiswa yang selalu titip entah itu makanan atau minum ketika temanya sedang berada diluar kampus bahkan ada juga yang titip pulsa. Dari situ saya berfikir, kenapa tidak membuat aplikasi yang mempermudah orang untuk titip barang kepada Temanya ketika temanya pun sedang diluar?
Disini saya akan sedikit memaparkan bagaimana cara kerja atau aplikasi JusTip ini berjalan. Pertama ketika pengguna JusTip sedang mager dan kebetulan teman si mager ini ada diluar, nah JusTip iniliah yang akan jadi solusi untuk para Magers. Awal-awal para magers akan diarahkan untuk membuka aplikasi JusTip dan diaplikasi tersebut akan ada tombol bayar apa yg mau dibeli, lalu otomatis akan ada notif kepada temanya (pengguna JusTip) dan setelah itu uang akan diterima temanya + bonus ongkos jalan. Aplikasi ini hanya bisa digunakan jika anda memiliki teman dan keluarga, dan tidak hanya itu masih banyak lagi yang akan saya tambahkan pada aplikasi JusTip ini. Tapi sampai dinisini saja saya menjelaskanya. Terima kasih semoga bermanfaat.
Senin, 23 Desember 2019
Rabu, 27 November 2019
i . 10 perusahaan startup yang ada di Indonesia
1. Gojek
2. Grab
3. Lazada
4. Traveloka
5. Pajak online
6. Okboss
7. Salestock
8. Bukalapak
9. Shopee
10. Kaskus
ii . Hectacorn, Decacorn dan Unicorn
Hectacorn merupakan kasta yang paling tertinggi dalam istilah startup. Perusahaan yang tergolong sebagai hectocorn memang super langka.Belum diketahui dari mana asal muasal pertama kali istilah ini lahir. Pada tahun 2013 silam, TechCrunch mengupas tuntas mengenai berbagai istilah untuk tingkatan startup. Namun, mereka tidak menggunakan istilah hectocorn untuk kasta di atas decacorn. TechCrunch menyematkan istilah Super Unicorn.Mengutip dari Medium.com (11/3/2019), memang tidak ada banyak informasi yang bisa didapatkan tentang spesies langka ini, namun melihat dari nilai valuasi yang dimiliki, ada beberapa perusahaan raksasa yang masuk ke dalam kasta hectocorn, di antaranya adalah Apple, Google, Microsoft, Facebook, Oracle, dan Cisco. Dilihat dari perkembangannya, setiap dekade hanya ada 1-3 hectocorn yang lahir di dunia. Di Indonesia sendiri belum ada startup yang masuk ke dalam golongan ini.
Unicorn adalah perusahaan rintisan milik swasta yang nilai kapitalisasinya lebih dari $1 miliar. Istilah ini diciptakan pada tahun 2013 oleh Aileen Lee, seorang pemodal usaha. Ia memilih hewan mitos ini karena perusahaan yang sukses seperti ini tergolong langka.Dekakorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar,sedangkan hektokorn (hectocorn) untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $100 miliar. Mennurut TechCrunch, ada 279 unikorn hingga Maret 2018. Ant Financial, Didi Chuxing, Uber, Xiaomi, Airbnb, Palantir, dan Pinterest masuk jajaran unikorn terbesar di dunia.Dropbox adalah dekakorn terbaru yang menjadi perusahaan terbuka pada 23 Maret 2018.Bill Gurley, rekanan pemodal usaha di Benchmark memprediksi pada Maret 2015 dan sebelumnya bahwa kenaikan jumlah unikorn adalah pertanda bahwa "dunia mulai spekulatif dan tidak berkelanjutan" sehingga akan memicu gelombang "unikorn mati". Ia juga mengatakan bahwa alasan utama tingginya nilai unikorn adalah "banyak sekali uang" yang dapat digelontorkan ke perusahaan mereka. Penelitian Universitas Stanford menunjukkan bahwa nilai rata-rata unikorn 48% lebih tinggi daripada semestinya.
Decacorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar.
iii . Startup yang berstatus Decacorn
Grab Liputan6.com, Jakarta - Setelah merger dengan Uber di Asia Tenggara pada tahun lalu, Grab telah berkembang begitu pesat. Grab berhasil menjadi superapp pertama dan terbesar di Asia Tenggara.Kini, perusahaan teknologi yang beroperasi di 336 kota di Asia Tenggara itu telah menjadi startup yang meraih status decacorn pertama di Asia Tenggara. Lalu, apa itu decacorn?
Decacorn adalah sebutan untuk startup yang memiliki valuasi lebih dari USD 10 miliar. Valuasinya 10 kali lipat lebih besar dibandingkan unicorn, namun 10 kali lipat di bawah hectocorn.
Saat ini, valuasi Grab sudah mencapai USD 11 miliar. Grab sendiri menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, serta hiburan digital.
Dengan filosofi terbuka, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.
Sebelumnya, startup yang berbasis di Singapura itu baru saja masuk dalam daftar perusahaan paling inovatif. Dikutip dari Business Insider, Grab berada di urutan kedua perusahaan paling inovatif.
1. Gojek
2. Grab
3. Lazada
4. Traveloka
5. Pajak online
6. Okboss
7. Salestock
8. Bukalapak
9. Shopee
10. Kaskus
ii . Hectacorn, Decacorn dan Unicorn
Hectacorn merupakan kasta yang paling tertinggi dalam istilah startup. Perusahaan yang tergolong sebagai hectocorn memang super langka.Belum diketahui dari mana asal muasal pertama kali istilah ini lahir. Pada tahun 2013 silam, TechCrunch mengupas tuntas mengenai berbagai istilah untuk tingkatan startup. Namun, mereka tidak menggunakan istilah hectocorn untuk kasta di atas decacorn. TechCrunch menyematkan istilah Super Unicorn.Mengutip dari Medium.com (11/3/2019), memang tidak ada banyak informasi yang bisa didapatkan tentang spesies langka ini, namun melihat dari nilai valuasi yang dimiliki, ada beberapa perusahaan raksasa yang masuk ke dalam kasta hectocorn, di antaranya adalah Apple, Google, Microsoft, Facebook, Oracle, dan Cisco. Dilihat dari perkembangannya, setiap dekade hanya ada 1-3 hectocorn yang lahir di dunia. Di Indonesia sendiri belum ada startup yang masuk ke dalam golongan ini.
Unicorn adalah perusahaan rintisan milik swasta yang nilai kapitalisasinya lebih dari $1 miliar. Istilah ini diciptakan pada tahun 2013 oleh Aileen Lee, seorang pemodal usaha. Ia memilih hewan mitos ini karena perusahaan yang sukses seperti ini tergolong langka.Dekakorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar,sedangkan hektokorn (hectocorn) untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $100 miliar. Mennurut TechCrunch, ada 279 unikorn hingga Maret 2018. Ant Financial, Didi Chuxing, Uber, Xiaomi, Airbnb, Palantir, dan Pinterest masuk jajaran unikorn terbesar di dunia.Dropbox adalah dekakorn terbaru yang menjadi perusahaan terbuka pada 23 Maret 2018.Bill Gurley, rekanan pemodal usaha di Benchmark memprediksi pada Maret 2015 dan sebelumnya bahwa kenaikan jumlah unikorn adalah pertanda bahwa "dunia mulai spekulatif dan tidak berkelanjutan" sehingga akan memicu gelombang "unikorn mati". Ia juga mengatakan bahwa alasan utama tingginya nilai unikorn adalah "banyak sekali uang" yang dapat digelontorkan ke perusahaan mereka. Penelitian Universitas Stanford menunjukkan bahwa nilai rata-rata unikorn 48% lebih tinggi daripada semestinya.
Decacorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar.
iii . Startup yang berstatus Decacorn
Grab Liputan6.com, Jakarta - Setelah merger dengan Uber di Asia Tenggara pada tahun lalu, Grab telah berkembang begitu pesat. Grab berhasil menjadi superapp pertama dan terbesar di Asia Tenggara.Kini, perusahaan teknologi yang beroperasi di 336 kota di Asia Tenggara itu telah menjadi startup yang meraih status decacorn pertama di Asia Tenggara. Lalu, apa itu decacorn?
Decacorn adalah sebutan untuk startup yang memiliki valuasi lebih dari USD 10 miliar. Valuasinya 10 kali lipat lebih besar dibandingkan unicorn, namun 10 kali lipat di bawah hectocorn.
Saat ini, valuasi Grab sudah mencapai USD 11 miliar. Grab sendiri menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, serta hiburan digital.
Dengan filosofi terbuka, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.
Sebelumnya, startup yang berbasis di Singapura itu baru saja masuk dalam daftar perusahaan paling inovatif. Dikutip dari Business Insider, Grab berada di urutan kedua perusahaan paling inovatif.
BIOGRAFI PRATIKNO
Prof. Dr. Drs. Pratikno, M.Soc.Sc. (lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 13 Februari 1962; umur 57 tahun) adalah Menteri Sekretaris Negara yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 dan pada 23 Oktober 2019 ia dipilih kembali menjadi menteri Sekretaris Negara priode 2019-2024. Sebelumnya ia merupakan rektor Universitas Gadjah Madayang ke 14[1]. Ia juga pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM. Pada tahun 2009 silam, ia mendapat kepercayaan KPU untuk menjadi salah satu pemandu Debat Calon Presiden 2009.
Pendidikan
- SMPP Bojonegoro
- S1(Drs.) Ilmu Pemerintahan,Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM,1985.
- S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, UK, 1990.
- S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, 1997.
- Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Desember 2008.
Pengalaman Profesional
- Dean of Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (2008-2012).
- Moderator for Final Presidential Debate, in Indonesia, held by Commission of General Election and broadcasted by all national TV station in Indonesia, July 2009.
- Lecturer at Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (1986-now).
- Chief Manager of Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia (2003-2008).
- Vice Dean for Academic Affairs, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia (2001-2004).
- Member of Expert Team for Ministry of Home Affairs, Republic of Indonesia.
- Member of Academic Board for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and Agder University College, Kristiansen, Norway (1998-2003).
- Indonesian Counterpart for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and National University of Singapore and some other Universities in Asia and Australia (2001-2008).
- Manager for the cooperation between Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy Universitas Gadjah Mada and the Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia (2003).
- Indonesian Counterpart for the cooperation between Institute Development Studies, Brighton, UK; Madras Institute of Development Studies, Chennai, India; Lahore University of Management Science, Pakistan, and Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2004-2006).
- Manager for the cooperation between the Faculty of Social and Political Science Universitas Gadjah Mada with the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Carribean Studies/ the Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde (KITLV, Leiden) (2007-2011).
- Permanent Indonesian Counterpart for Asia Barometer, Tokyo University and Chuo University, Japan. (2004-2009).
- Board for the cooperation between Center for East and South East Asian Sosial Studies (CESSAS) Universitas Gadjah Mada with Oslo University, Norway and Colombo University, Sri Lanka (2007-2009).
Kamis, 10 Oktober 2019
|
Nomor
|
Nama Penulis
|
Judul
|
Metode
|
Kesimpulan
|
|
Vol.
13, No. 1, Januari 2018
|
Hoedi
Prasetyo, Wahyudi Sutopo
|
INDUSTRI
4.0: TELAAH KLASIFIKASI ASPEK DAN ARAH PERKEMBANGAN RISET
|
Deskriptif Penelitian
bertujuan mengidentifikasi temuan berdasar fakta dan informasi.
Konseptual Penelitian
bertujuan untuk menghasilkan konsep atau ide.
Terapan Penelitian
bertujuan mencari solusi dari masalah yang dihadapi di industri dan bisa
langsung diterapkan.
Empirikal Pembuktian
hipotesis dengan cara pengumpulan data hasil observasi ataupun eksperimen.
Simulasi Pembuktian
hipotesis dengan cara membuat simulasi dari sistem riil yang diteliti.
|
Artikel
ini menyajikan hasil studi terhadap aspek dan arah perkembangan riset
Industri 4.0. Berdasar hasil studi, ditemukan empat belas aspek yang ada pada
Industri 4.0. Penelusuran data publikasi telah dilaksanakan untuk mengetahui
arah perkembangan riset Industri 4.0. Ditinjau dari metode penelitian,
sebagian besar riset dilakukan melalui metode deskriptif dan konseptual.
Ditinjau dari aspeknya, aspek bisnis dan teknologi masih menjadi fokus riset
para peneliti.Ditinjau dari bidang industri penerapannya, sebagian besar
riset dilakukan di bidang manufaktur. Ditinjau dari jumlahnya, riset terkait
Industri 4.0 mengalami tren kenaikan yang signifikan. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa posisi riset Industri 4.0 saat ini berada pada tahap
pematangan konsep yang bertujuan agar konsep Industri 4.0 dapat diterapkan
secara global tidak hanya di negara maju namun juga negara-negara berkembang.
Seiring semakin matangnya konsep Industri 4.0 secara global, riset dengan
metode terapan dan empiris diprediksi akan semakin berkembang guna menjawab
tantangan realisasi teknologi Industri 4.0. Riset dengan aspek kajian bisnis
dan teknologi di bidang manufaktur diprediksi akan menjadi fokus arah
pengembangan. Hasil prediksi tersebut mendorong para akademisi agar lebih
meningkatkan kerjasama dengan industri manufaktur. Pola kerjasama antara
dunia akademik dan industri sangat diperlukan untuk mempercepat realisasi
Industri 4.0. Tren peningkatan jumlah riset tiap tahunnya menjadi bukti bahwa
para akademisi mulai mengarahkan fokus risetnya pada Industri 4.0. Kondisi
ini perlu diperhatikan oleh dunia pendidikan terutama dinegara-negara
berkembang agar segera tanggap terhadap perubahan yang terjadi dan
mempersiapkan sumber daya yang dimiliki dalam rangka menghadapi tren Industri
4.0
|
Refrensi Jurnal : Jati Undip, Jurnal Teknik Industri,
hoedi@student.uns.ac.id
Selasa, 08 Oktober 2019
Revolusi Industri 4.0 perkembangan industri menggunakan teknologi modern, Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot.
Teknologi digital dan internet mulai dikenal pada akhir era ini. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya Internet of/for Things, kehadirannya begitu cepat. Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.
Sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi industri 4.0 di Indonesia, yaitu:
- Makanan dan minuman
- Tekstil
- Otomotif
- Elektronik
- Kimia
Lima industri ini merupakan tulang punggung, dan diharapkan membawa pengaruh yang besar dalam hal daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030. Kelima sektor inilah yang akan menjadi contoh bagi penerapan industri 4.0, penciptaan lapangan kerja baru dan investasi baru berbasis teknologi.
Industri 4.0 di Indonesia akan menarik investasi luar negeri maupun domestik di Indonesia, karena industri di Indonesia lebih produktif dan sanggup bersaing dengan negara-negara lain, serta berusaha semakin baik yang disertai dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja Indonesia dalam mengadopsi teknologi. Revolusi mental juga harus dijalankan, mulai dari mengubah mindset negatif dan ketakutan terhadap industri 4.0 yang akan mengurangi lapangan pekerjaan atau paradigma bahwa teknologi itu sulit.
Kita harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0, sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat. Kita tentu berharap industri 4.0 tetap dalam kendali. Harus tercipta kesadaran bersama baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, bahwa perubahan besar dalam industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.
Teknologi digital dan internet mulai dikenal pada akhir era ini. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya Internet of/for Things, kehadirannya begitu cepat. Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.
Sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi industri 4.0 di Indonesia, yaitu:
- Makanan dan minuman
- Tekstil
- Otomotif
- Elektronik
- Kimia
Lima industri ini merupakan tulang punggung, dan diharapkan membawa pengaruh yang besar dalam hal daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030. Kelima sektor inilah yang akan menjadi contoh bagi penerapan industri 4.0, penciptaan lapangan kerja baru dan investasi baru berbasis teknologi.
Industri 4.0 di Indonesia akan menarik investasi luar negeri maupun domestik di Indonesia, karena industri di Indonesia lebih produktif dan sanggup bersaing dengan negara-negara lain, serta berusaha semakin baik yang disertai dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja Indonesia dalam mengadopsi teknologi. Revolusi mental juga harus dijalankan, mulai dari mengubah mindset negatif dan ketakutan terhadap industri 4.0 yang akan mengurangi lapangan pekerjaan atau paradigma bahwa teknologi itu sulit.
Kita harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0, sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat. Kita tentu berharap industri 4.0 tetap dalam kendali. Harus tercipta kesadaran bersama baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, bahwa perubahan besar dalam industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.
Jumat, 19 Juli 2019
SUTAN
THE PRESIDENT
Menurut Sutan pula, pujian dari bawahan tak pernah ada yang tulus, apalagi bila diucapkan di hadapan atasan yang dipujinya. Biasanya bawahan yang ditegurnya ini tak akan mengulangi pujiannya lagi kepada Sutan. Begitupun bawahan lain yang kebetulan berada di sekitar kejadian dan mendengar teguran Sutan. Teguran itu akhirnya menjadi hukum di kalangan anggota atau pengurus koperasi-koperasi di ‘lingkungannya. Karena itulah, Sutan sudah belasan tahun ini tak pernah mendengar lagi pujian dari llingkungannya. Sutan lebih tertarik pada keluhan dan kritik, sepedas apapun.
Kini ia betul-betul termehek. Sudah untuk kesekian kalinya Johanes Tiro memuji, ia tak berani menampik, apalagi menegur. Entah karena wibawa Johanes Tiro atau ketulusan pujiannya, entahlah. Mungkin juga karena ia merasa menjadi anak kecil di mata Johanes Tiro. Yang pasti Sutan pada posisi ”skak mat”.
”Terima kasih Tuan Johanes.” Sutan terdiam sejenak untuk kemudian melanjutkan : ”Bolehkah saya tahu, seruling tuan terbuat dari apa? Melihat bentuknya yang cukup panjang untuk sebuah seruling, apa ada fungsi lain? Misalnya untuk tongkat atau senjata pembela diri?”
Johanes sungguh terkejut atas pertanyaan Sutan. Pertanyaan pertama, sering dia dengar dari tamu-tamu khusus yang diundangnya ke rumah secara pribadi, tapi tak ada yang pernah menanyakan seperti pertanyaan berikutnya yang sangat terarah dan tepat sasaran.
THE PRESIDENT
Menurut Sutan pula, pujian dari bawahan tak pernah ada yang tulus, apalagi bila diucapkan di hadapan atasan yang dipujinya. Biasanya bawahan yang ditegurnya ini tak akan mengulangi pujiannya lagi kepada Sutan. Begitupun bawahan lain yang kebetulan berada di sekitar kejadian dan mendengar teguran Sutan. Teguran itu akhirnya menjadi hukum di kalangan anggota atau pengurus koperasi-koperasi di ‘lingkungannya. Karena itulah, Sutan sudah belasan tahun ini tak pernah mendengar lagi pujian dari llingkungannya. Sutan lebih tertarik pada keluhan dan kritik, sepedas apapun.
Kini ia betul-betul termehek. Sudah untuk kesekian kalinya Johanes Tiro memuji, ia tak berani menampik, apalagi menegur. Entah karena wibawa Johanes Tiro atau ketulusan pujiannya, entahlah. Mungkin juga karena ia merasa menjadi anak kecil di mata Johanes Tiro. Yang pasti Sutan pada posisi ”skak mat”.
”Terima kasih Tuan Johanes.” Sutan terdiam sejenak untuk kemudian melanjutkan : ”Bolehkah saya tahu, seruling tuan terbuat dari apa? Melihat bentuknya yang cukup panjang untuk sebuah seruling, apa ada fungsi lain? Misalnya untuk tongkat atau senjata pembela diri?”
Johanes sungguh terkejut atas pertanyaan Sutan. Pertanyaan pertama, sering dia dengar dari tamu-tamu khusus yang diundangnya ke rumah secara pribadi, tapi tak ada yang pernah menanyakan seperti pertanyaan berikutnya yang sangat terarah dan tepat sasaran.
Hal.33
SUTAN
THE PRESIDENT
Johanes terpaku mendengar pertanyaan yang menohok bagian terdalam kalbunya itu.
”Terima kasih Tuan Sutan. Tuan bagai pelipur lara. Tuan betul-betul bagai seorang malaikat bagi saya. Dua kali Tuan saya undang ke kantor sekaligus rumah saya ini, dua kali Tuan tidak menolak. Padahal Tuan memiliki status sosial lebih tinggi dari saya. Meski kekayaan saya jauh berlipat ganda dibanding kekayaan Tuan, tapi Tuan memiliki pengikut setia yang tak terukur bagi saya. Tuan memiliki jaringan bisnis ke akar rumput yang terdalam. Bagian tercetek pun dari yang Tuan miliki, tetap tak mungkin saya miliki. Bahkan Tuan juga memiliki jaringan sosial dan budaya yang luar biasa. Tuan dekat dan bergaul akrab dengan rakyat. Dekat dan bergaul akrab dengan budayawan dan seniman, dekat dan bergaul akrab bahkan dengan aktivis kemasyarakatan mana pun. Sungguh suatu rantai jaringan yang tak kan mungkin saya samai bahkan tak kan mungkin saya dekati jaraknya, sedekat yang saya inginkan sekalipun, dan dengan cara apapun. Dengan power yang sedemikian kuatnya, Tuan tak punya ambisi berkuasa baik secara politik maupun ekonomi. Tuan tak pernah mempergunakan power dan jaringan yang Tuan miliki ini bahkan untuk berhadapan dengan lawan kuat Tuan? Saya telah merasakannya. Dan merasakan juga manisnya berhubungan dengan Tuan.”
Sutan sungguh mati langkah, dipuji setinggi langit seperti ini. Sutan tak biasa menerima pujian, dan tak pernah mau. Bila ada bawahannya di koperasi yang memujinya berebihan menurutnya, maka ia langsung menegur bawahannya itu agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
”Bagi orang dewasa, pujian tak pernah menghasilkan hal positif. Pujian hanya positif bagi anak-anak.” begitulah selalu alasannya. Anak-anak di sini, bisa juga berarti bawahan.
THE PRESIDENT
Johanes terpaku mendengar pertanyaan yang menohok bagian terdalam kalbunya itu.
”Terima kasih Tuan Sutan. Tuan bagai pelipur lara. Tuan betul-betul bagai seorang malaikat bagi saya. Dua kali Tuan saya undang ke kantor sekaligus rumah saya ini, dua kali Tuan tidak menolak. Padahal Tuan memiliki status sosial lebih tinggi dari saya. Meski kekayaan saya jauh berlipat ganda dibanding kekayaan Tuan, tapi Tuan memiliki pengikut setia yang tak terukur bagi saya. Tuan memiliki jaringan bisnis ke akar rumput yang terdalam. Bagian tercetek pun dari yang Tuan miliki, tetap tak mungkin saya miliki. Bahkan Tuan juga memiliki jaringan sosial dan budaya yang luar biasa. Tuan dekat dan bergaul akrab dengan rakyat. Dekat dan bergaul akrab dengan budayawan dan seniman, dekat dan bergaul akrab bahkan dengan aktivis kemasyarakatan mana pun. Sungguh suatu rantai jaringan yang tak kan mungkin saya samai bahkan tak kan mungkin saya dekati jaraknya, sedekat yang saya inginkan sekalipun, dan dengan cara apapun. Dengan power yang sedemikian kuatnya, Tuan tak punya ambisi berkuasa baik secara politik maupun ekonomi. Tuan tak pernah mempergunakan power dan jaringan yang Tuan miliki ini bahkan untuk berhadapan dengan lawan kuat Tuan? Saya telah merasakannya. Dan merasakan juga manisnya berhubungan dengan Tuan.”
Sutan sungguh mati langkah, dipuji setinggi langit seperti ini. Sutan tak biasa menerima pujian, dan tak pernah mau. Bila ada bawahannya di koperasi yang memujinya berebihan menurutnya, maka ia langsung menegur bawahannya itu agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
”Bagi orang dewasa, pujian tak pernah menghasilkan hal positif. Pujian hanya positif bagi anak-anak.” begitulah selalu alasannya. Anak-anak di sini, bisa juga berarti bawahan.
Hal.32
SUTAN
THE PRESIDENT
nyaris mengelilingi komplek kantor tersebut. Itupun tlngginy terbatas, hanya 3 lantai.
Sutan dipersilahkan duduk di sebuah kursi berukir naga yang sedang bertarung melawan seekor elang besar. Meski kursinya berukuran biasa, tidak besar dan megah, tetapi ukiran tersebut memberikan kesan berwibawa pada kedua kursi yang sama dan sebangun itu, yang ditaruh berhadapan. Ukiran tersebut mengingatkan Sutan pada pertarungan Jatayu dengan Rahwana dalam dramaturgi Ramayana. Sutan duduk dengan santun sambil tetap mendengarkan suara seruling yang tetap bagai menghipnotisnya, setelah Satpam yang mengantarnya mohon diri. Tidak lama kemudian, suara seruling secara perlahan mengundurkan diri dari ruangan dan sayup-sayup menghilang dari pendengaran. Sungguh menggugah hati. Perlahan Johanes menolehkan wajahnya ke arah Sutan dengan wajah seperti biasanya, tersenyum. Sutan pun membalas dengan senyum dikulum..
”Seruling putih yang manis dengan suara yang merdu. Tuan memang luar biasa, di tengah kemelut yang Tuan sendiri rasakan ‘dengan perasaan pilu, Tuan masih sempat berkelindan dengan seruling sedemikian indahnya."
Johanes tepekur sejenak. ”Dari mana Tuan tahu bahwa hati saya pilu?”
”Dari senyum Tuan yang selalu hadir bersamaan dengan sorotmata Tuanyang selalu melukiskanharapanbila berhadapan dengan saya. Pada awalnya saya berharap, sorot mata berharap yang muncul itu hanya ilusi saya saja. Tetapi tak mungkin itu ilusi saya, bila setiap senyum Tuan selalu mengandung nuansa berharap. Dari nuansa berharap itulah saya menangkap kepiluan hati Tuan. Bukankah nada seruling barusan melukiskan kepiluan meski dibalut keindahan?”
THE PRESIDENT
nyaris mengelilingi komplek kantor tersebut. Itupun tlngginy terbatas, hanya 3 lantai.
Sutan dipersilahkan duduk di sebuah kursi berukir naga yang sedang bertarung melawan seekor elang besar. Meski kursinya berukuran biasa, tidak besar dan megah, tetapi ukiran tersebut memberikan kesan berwibawa pada kedua kursi yang sama dan sebangun itu, yang ditaruh berhadapan. Ukiran tersebut mengingatkan Sutan pada pertarungan Jatayu dengan Rahwana dalam dramaturgi Ramayana. Sutan duduk dengan santun sambil tetap mendengarkan suara seruling yang tetap bagai menghipnotisnya, setelah Satpam yang mengantarnya mohon diri. Tidak lama kemudian, suara seruling secara perlahan mengundurkan diri dari ruangan dan sayup-sayup menghilang dari pendengaran. Sungguh menggugah hati. Perlahan Johanes menolehkan wajahnya ke arah Sutan dengan wajah seperti biasanya, tersenyum. Sutan pun membalas dengan senyum dikulum..
”Seruling putih yang manis dengan suara yang merdu. Tuan memang luar biasa, di tengah kemelut yang Tuan sendiri rasakan ‘dengan perasaan pilu, Tuan masih sempat berkelindan dengan seruling sedemikian indahnya."
Johanes tepekur sejenak. ”Dari mana Tuan tahu bahwa hati saya pilu?”
”Dari senyum Tuan yang selalu hadir bersamaan dengan sorotmata Tuanyang selalu melukiskanharapanbila berhadapan dengan saya. Pada awalnya saya berharap, sorot mata berharap yang muncul itu hanya ilusi saya saja. Tetapi tak mungkin itu ilusi saya, bila setiap senyum Tuan selalu mengandung nuansa berharap. Dari nuansa berharap itulah saya menangkap kepiluan hati Tuan. Bukankah nada seruling barusan melukiskan kepiluan meski dibalut keindahan?”
Hal.31
SUTAN
THE PRESIDENT
yang canggih dari niat buruk siapa pun terhadap Johanes Tiro maupun keluarganya.
Sutan dipandu seorang Satpam dari pintu gerbang, diantar ke rumah tinggal Johanes Tiro yang tampak tidak berbeda dengan bentuk-bentuk kantor di sekitarnya. Dari jarak sekitar 15 meter dari rumah Johanes Tiro, terdengar suara seruling yang sangat merdu, yang membuat telinga bagai dimanja dan hati seperti dicintai. Sutan menduga nadanya seperti lagu lagu China daratan dengan lebar frekwensi nada yang sangat besar. Mungkin sampai tiga oktaf. Luar biasa... Sutan langsung diantar ke sumber suara seruling ajaib tersebut yang selama perjalanannya sejak mulai mendengar suara merdu itu. ia seperti terhipnotis. Tak mampu menarik diri dari suara itu. Hatinya bagai tersirap bunyi itu. lngin mendekati dan terus mendekati. Sutan pun terheran-heran atas ketertarikannya terhadap suara dengan nada lagu asing yang baru pertama kali didengarnya. Ada apadi dalam nada tersebut? Hatinya bertanya-tanya.
Sementara mereka telah sampai di ruangan samping rumah yang asri, berdinding rimbunan tanaman perdu dengan buah-buahan kecil ben/varna ungu. Ruangan ini berbentuk U dengan dibatasi dinding rumah utama, dinding belakang kamar tamu dan dinding dapur. Di bagian tengah huruf U nya, tertanam sebuah kolam ikan yang dihiasi belasan jenis ikan hias berwarna warni. Dari kejauhan, Sutan sudah melihat Johanes Tiro nampak bersila di atas tikar bambu asyik meniup serulingnya bagai sedang berada di tengah kesunyian hutan perawan. Ya... rumah Johanes Tiro memang berada di tengah-tengah bangunan-bangunan kantornya yang bagai hutan tembok, tetapi berselimut berbagai jenis tanaman Bersuasana asri, tidak bertingkat seperti kebanyakan kantor-kantor perusahannya, kecuali tiga gedung yang ketiganya terletak di tepi areal yang berbatasan dengan jalan raya yang
THE PRESIDENT
yang canggih dari niat buruk siapa pun terhadap Johanes Tiro maupun keluarganya.
Sutan dipandu seorang Satpam dari pintu gerbang, diantar ke rumah tinggal Johanes Tiro yang tampak tidak berbeda dengan bentuk-bentuk kantor di sekitarnya. Dari jarak sekitar 15 meter dari rumah Johanes Tiro, terdengar suara seruling yang sangat merdu, yang membuat telinga bagai dimanja dan hati seperti dicintai. Sutan menduga nadanya seperti lagu lagu China daratan dengan lebar frekwensi nada yang sangat besar. Mungkin sampai tiga oktaf. Luar biasa... Sutan langsung diantar ke sumber suara seruling ajaib tersebut yang selama perjalanannya sejak mulai mendengar suara merdu itu. ia seperti terhipnotis. Tak mampu menarik diri dari suara itu. Hatinya bagai tersirap bunyi itu. lngin mendekati dan terus mendekati. Sutan pun terheran-heran atas ketertarikannya terhadap suara dengan nada lagu asing yang baru pertama kali didengarnya. Ada apadi dalam nada tersebut? Hatinya bertanya-tanya.
Sementara mereka telah sampai di ruangan samping rumah yang asri, berdinding rimbunan tanaman perdu dengan buah-buahan kecil ben/varna ungu. Ruangan ini berbentuk U dengan dibatasi dinding rumah utama, dinding belakang kamar tamu dan dinding dapur. Di bagian tengah huruf U nya, tertanam sebuah kolam ikan yang dihiasi belasan jenis ikan hias berwarna warni. Dari kejauhan, Sutan sudah melihat Johanes Tiro nampak bersila di atas tikar bambu asyik meniup serulingnya bagai sedang berada di tengah kesunyian hutan perawan. Ya... rumah Johanes Tiro memang berada di tengah-tengah bangunan-bangunan kantornya yang bagai hutan tembok, tetapi berselimut berbagai jenis tanaman Bersuasana asri, tidak bertingkat seperti kebanyakan kantor-kantor perusahannya, kecuali tiga gedung yang ketiganya terletak di tepi areal yang berbatasan dengan jalan raya yang
Hal.30
SUTAN
THE PRESIDENT
Wow... tujuan bersama kita. Tanpa disadari Sutan, ia telah terbawa ke dalam arus emosi kelompok yang sebenamya belum jelas benar motivasi mereka ini. Ya... Tuhanlah yang telah memberikan keyakinan itu. Tak ada perdebatan lain. Sutan pun melanjutkan.
”Sekarang... tampaknya ada hal paling penting yang kita lupakan bersama...” Sutan menahan suaranya. Semua terdiam, termasuk Johanes Tiro. Hal paling penting apa yang dimaksud Sutan?
”Apa tuan-tuan tidak lapar....?" Terdiam sejenak. Tiba-tiba...
”Ha ha ha ha....” meledak lagi tawa gembira seperti tadi, yang membawa suasana akrab kembali. Johanes Tiro pun geleng-geleng kepala. Tak disangka, orang terhebat di negeri ini ternyata suka guyon juga.
Bab 12.
Untuk kedua kalinya Sutan tlba di rumah Johanes Tlro yang merangkap menjadi kantornya yang sangat luas. Kantor beserta kelengkapannya seperti ruang rapat dan aula yang berukuran cukup untuk menampung 200-an orang yang biasa digunakan sebagai tempat pertemuan Johanes Tiro dengan seluruh manajer, general manajer, direksi dan komisaris semua perusahaannya. Sungguh area yang sangat luas untuk sebuah kantor holding perusahaan. Hal mi dikarenakan Kantor Pusat Holding perusahaan Johanes Tiro kebanyakan bangunan tldak bertlngkat. Rumahnya sendirl terletak di tengah-tengah bangunan kantoryang tampak rumit. Sebuah cara pengamanan
THE PRESIDENT
Wow... tujuan bersama kita. Tanpa disadari Sutan, ia telah terbawa ke dalam arus emosi kelompok yang sebenamya belum jelas benar motivasi mereka ini. Ya... Tuhanlah yang telah memberikan keyakinan itu. Tak ada perdebatan lain. Sutan pun melanjutkan.
”Sekarang... tampaknya ada hal paling penting yang kita lupakan bersama...” Sutan menahan suaranya. Semua terdiam, termasuk Johanes Tiro. Hal paling penting apa yang dimaksud Sutan?
”Apa tuan-tuan tidak lapar....?" Terdiam sejenak. Tiba-tiba...
”Ha ha ha ha....” meledak lagi tawa gembira seperti tadi, yang membawa suasana akrab kembali. Johanes Tiro pun geleng-geleng kepala. Tak disangka, orang terhebat di negeri ini ternyata suka guyon juga.
Bab 12.
Untuk kedua kalinya Sutan tlba di rumah Johanes Tlro yang merangkap menjadi kantornya yang sangat luas. Kantor beserta kelengkapannya seperti ruang rapat dan aula yang berukuran cukup untuk menampung 200-an orang yang biasa digunakan sebagai tempat pertemuan Johanes Tiro dengan seluruh manajer, general manajer, direksi dan komisaris semua perusahaannya. Sungguh area yang sangat luas untuk sebuah kantor holding perusahaan. Hal mi dikarenakan Kantor Pusat Holding perusahaan Johanes Tiro kebanyakan bangunan tldak bertlngkat. Rumahnya sendirl terletak di tengah-tengah bangunan kantoryang tampak rumit. Sebuah cara pengamanan
Hal.29
SUTAN
THE PRESIDENT
santai. Bahkan telah muncul seseorang yang berani berbicara selain Johanes Tiro dan Sutan sendiri.
”Tuan Sutan. Menurut pendapat saya, Tuan pasti telah memahami semua ini dan kami tinggal menjalankan tugas kami untuk memunculkan Tuan Sutan sebagai alternatif paling tepat untuk memimpin bangsa saat ini. Pemimpin yang kami semua yakini akan mampu membawa kita, bangsa Indonesia keluar dari semua kemelut yang sedang melanda kita, baik kemelut ekonomi maupun politik dan sosial. Pemimpin yang bukan dari kotak-kotak parpol atau pun ormas. Pemimpin yang telah membuktikan dirinya mampu memimpin jutaan bahkan belasan juta manusia dari keterpurukan ke tempat yang lebih bermartabat. Pemimpin yang sudah menunjukkan dirinya tidak membutuhkan hana benda berlebihan, tidak membutuhkan jabatan-jabatan formal kenegaraan, pemimpin yang tidak menawar-nawarkan dirinya untuk menjadi pemimpin apa pun, yang menurut kami semua di sini, pemimpin yang lengkap luar dalam. Apakah Tuan Sutan menerima aklamasi dari kami ini?" Suasana kembali hening Sutan berusaha mempertahankan suasana yang telah cair, agat tidak mencekam lagi.
”Baik... baik... . saya sudah memahami hal ini, meski masih cukup banyak pertanyaan panting yang perlu jawaban. Saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa Tuan-Tuan semua, dengan kapasitas masing-masing yang Tuan miliki, akan mampu menggolkan niat yang telah tuan-tuan patrikan. Meski cukup banyak hal yang belum saya pahami, saya tetap meyakini hal yang telah saya ucapkan barusan. Untuk lebih memuaskan kebutuhan psikologis saya, nanti akan saya bicarakan Saja berdua dengan Tuan Johanes tentang cara mencapai tujuan bersama kita...”
THE PRESIDENT
santai. Bahkan telah muncul seseorang yang berani berbicara selain Johanes Tiro dan Sutan sendiri.
”Tuan Sutan. Menurut pendapat saya, Tuan pasti telah memahami semua ini dan kami tinggal menjalankan tugas kami untuk memunculkan Tuan Sutan sebagai alternatif paling tepat untuk memimpin bangsa saat ini. Pemimpin yang kami semua yakini akan mampu membawa kita, bangsa Indonesia keluar dari semua kemelut yang sedang melanda kita, baik kemelut ekonomi maupun politik dan sosial. Pemimpin yang bukan dari kotak-kotak parpol atau pun ormas. Pemimpin yang telah membuktikan dirinya mampu memimpin jutaan bahkan belasan juta manusia dari keterpurukan ke tempat yang lebih bermartabat. Pemimpin yang sudah menunjukkan dirinya tidak membutuhkan hana benda berlebihan, tidak membutuhkan jabatan-jabatan formal kenegaraan, pemimpin yang tidak menawar-nawarkan dirinya untuk menjadi pemimpin apa pun, yang menurut kami semua di sini, pemimpin yang lengkap luar dalam. Apakah Tuan Sutan menerima aklamasi dari kami ini?" Suasana kembali hening Sutan berusaha mempertahankan suasana yang telah cair, agat tidak mencekam lagi.
”Baik... baik... . saya sudah memahami hal ini, meski masih cukup banyak pertanyaan panting yang perlu jawaban. Saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa Tuan-Tuan semua, dengan kapasitas masing-masing yang Tuan miliki, akan mampu menggolkan niat yang telah tuan-tuan patrikan. Meski cukup banyak hal yang belum saya pahami, saya tetap meyakini hal yang telah saya ucapkan barusan. Untuk lebih memuaskan kebutuhan psikologis saya, nanti akan saya bicarakan Saja berdua dengan Tuan Johanes tentang cara mencapai tujuan bersama kita...”
Hal.28
SUTAN
THE PRESIDENT
tersenyum, sekilas terbersit senyum mengejek Sutan terkesiap sambil bertanya-tanya, mungkin cuma khayalanku saja, pikirnya. Johanes Tiro memandang ke satu arah sambil berucap:
"Mungkin Tuan Suswan bisa menjawab pertanyaan ini?”
Masya Allah, mestinya aku sudah menduga hal ini, pikir Sutan. Dari deretan kursi sebelah kanan, berdiri rekan sekaligus sobat kental Sutan, Suswan Mbahurekso, yang tak lain adalah Direktur Utama Holding PT Koperasi Bersama Indonesia. Semua hadirin tertawa spontan serentak, sehingga mencairkan suasana yang sejak tadi sangat serius.
”Ha ha ha ha.... ” suara tertawa serentak membahana, diikuti tertawa Johanes Tiro dan Sutan sendiri.
”Ha ha ha ha ....... mestinya saya sudah menduga. Dasar memang saya ini tolol.... Ha ha ha ha ...... ” Sutan tertawa sambil menepuk keningnya dengan telapaktangan kanannya. ”Sudah... sudah.... sudah cukup jawabannya. Tak usah saudaraku Bung Suswan menjawabnya lagi. Sosok anda saja sudah cukup mewakili. Ha ha ha ..... ”
Suasana menjadi cair. Saling komentar di antara pehadir berseliweran. Johanes Tiro pun berkomentar : ”Memang Dong mestinya duduk-duduk saja di rumah. Laporan operasi perusahaan berjalan terus. Ha ha ha....”
”Ha ha ha ha....” ketawa pehadir meledak lagi.
”Sudah pantas untuk jadi Presiden. Ha ha ha ha....” celetuk seorang pria dari tengah. Suasana menjadi riuh kembali. Sementara Suswan sudah duduk di kursinya kembali. Johanes Tiro tertawa-tawa sambil menepuk punggung Sutan. Betul-betul keakraban yang tercipta tanpa sengaja. Seorang pehadir mengangkat tangan kanannya meminta ijin bicara dengan wajah sumringah. Suasana yang tadinya mencekam, kini berubah
Hal.27
SUTAN
THE PRESIDENT
suatu partai politik. Selama beberapa kali Pilkada, Pemilu den Pilpres, Koperasi ”O Trans KD” berkali-kali diajak, diseret bahkan dipaksa untuk ikut politik praktis lewat pengurus-pengurusnya, tetapi mereka semua bergeming, tak bisa dijebloskan ke dalam kancah politik praktis. Hampir semua parpol yang ikut Pemilu bahkan termasuk yang belum diakui bisa ikut Pemilu, membujuk dengan segala cara agar ”O Trans KD” bersedia masuk ke partai mereka, tak ada yang digubris. Sutan telah menegaskan kepada seluruh pengurus koperasi maupun jajaran direksi dan komisaris holding atau anak perusahaanyang tergabung di dalam ”O Trans KD”, bila ada yang ikut politik praktis baik masuk anggota partai ataupun aktif berkampanye untuk suatu partai, sama artinya dla mengundurkan diri dari kepengurusan di lingkungan ”O Trans KD”,. Bagi anggota "O Trans KD”, perintah Sutan adalah perintah Tuhan! Maka jadilah, baik ”O Trans KD” maupun PT KBI, tetap menjadi suatu organisasi usaha profesional independen sejauh ini.
Bab 11
Ruangan kembali hening. Sutan menganggukkan kepala kepada Johanes Tiro yang menoleh ke arahnya sambil bertanya tadi. Sutan pun menjawab.
”Dengan sejujurnya tuan-tuan sekalian yang berada dl ruangan ini. Saya pasti sangat tahu tentang koperasi kaml yang telah dluraikan dengan sangat tepat oleh Tuan Johanes barusan Hanya, kalau boleh tahu, darl mana tuan-tuan semua memilih data tentang koperasi kami sebegitu detail dan lengkap?" Sutan menengok kepada Johanes Tiro, karena meski mengucapkan Pertenyaan ltu kepada seluruh yang hadir di ruangan itu sebenarnya Johanes Tirolah yang dituju? Johanes Tiro
THE PRESIDENT
suatu partai politik. Selama beberapa kali Pilkada, Pemilu den Pilpres, Koperasi ”O Trans KD” berkali-kali diajak, diseret bahkan dipaksa untuk ikut politik praktis lewat pengurus-pengurusnya, tetapi mereka semua bergeming, tak bisa dijebloskan ke dalam kancah politik praktis. Hampir semua parpol yang ikut Pemilu bahkan termasuk yang belum diakui bisa ikut Pemilu, membujuk dengan segala cara agar ”O Trans KD” bersedia masuk ke partai mereka, tak ada yang digubris. Sutan telah menegaskan kepada seluruh pengurus koperasi maupun jajaran direksi dan komisaris holding atau anak perusahaanyang tergabung di dalam ”O Trans KD”, bila ada yang ikut politik praktis baik masuk anggota partai ataupun aktif berkampanye untuk suatu partai, sama artinya dla mengundurkan diri dari kepengurusan di lingkungan ”O Trans KD”,. Bagi anggota "O Trans KD”, perintah Sutan adalah perintah Tuhan! Maka jadilah, baik ”O Trans KD” maupun PT KBI, tetap menjadi suatu organisasi usaha profesional independen sejauh ini.
Bab 11
Ruangan kembali hening. Sutan menganggukkan kepala kepada Johanes Tiro yang menoleh ke arahnya sambil bertanya tadi. Sutan pun menjawab.
”Dengan sejujurnya tuan-tuan sekalian yang berada dl ruangan ini. Saya pasti sangat tahu tentang koperasi kaml yang telah dluraikan dengan sangat tepat oleh Tuan Johanes barusan Hanya, kalau boleh tahu, darl mana tuan-tuan semua memilih data tentang koperasi kami sebegitu detail dan lengkap?" Sutan menengok kepada Johanes Tiro, karena meski mengucapkan Pertenyaan ltu kepada seluruh yang hadir di ruangan itu sebenarnya Johanes Tirolah yang dituju? Johanes Tiro
Hal.26
SUTAN
THE PRESIDENT
anggota koperasi setempat. Bila dalam 1 bulan bersangkutan terdapat pembeli dari luar anggota koperasi, dan itu pasti ada, maka sudah tentu omzet tersebut lebih tinggi lagi. Mengapa pelanggan tetap begitu setia belanja pada mini market ”O Trans KD”? Karena untuk setiap anggota koperasi, setiap tahun pasti akan mendapat deviden dari usaha tersebut, sesuai dengan jumlah total simpanan tetap bulan sebelumnya.
Dana simpanan tetap yang secara cepat terkumpul terus, ditambah keuntungan bersih "O Trans KD” setelah dikurangi pembagian deviden kepada seluruh anggota, digunakan untuk pembentukan koperasi-koperasi khusus seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Sapi, Peternak Kambing, Peternak Ayam, Koperasi Nelayan, Koperasi Perajin, bahkan didirikan Koperasi Pemulung. Semua merupakan koperasi mandiri yang memiliki mini market sesuai jenis bisnis masing-masing, kecuali anggota Koperasi Pemulung yang digabung ke ”O Trans KD”. Seluruh mini market itu tergabung dalam satu perusahaan holding bernama PT Koperasi Bersama Indonesia dengan Direktur Utama Suswan Mbahurekso. Sementara itu Koperasi ”O Trans KD" sudah menjangkau seluruh llndonesia dengan keanggotaan mencakup juga pengemudi ”Ojek On-line” serta petani dan nelayan, sehingga outlet mini market ”O Trans KD” juga sudah ada di seluruh propinsi di Indonesia dengan jumlah persisnya 9753 mini market ”O Trans KD”. Kini, PT KBI telah memiliki Kantor Pusat bertingkat 33 di Jalan Jendera’l Sudirman, Jakarta Selatan.
Dalam percaturan politik dalam negeri, selama belasan tahun atas perintah Sutan, baik PT KBI maupun ”O Trans KD" dilarang keras turut aktif berpolitik praktis mendukung siapa pun. Anggota koperasi diwajibkan untuk ikut memilih dalam setiap Pilkada, Pemilu maupun Pilpres, tetapi tidakdiperbolehkan untuk menjadi anggota partai politik ataupun menjadi juru kampanye
THE PRESIDENT
anggota koperasi setempat. Bila dalam 1 bulan bersangkutan terdapat pembeli dari luar anggota koperasi, dan itu pasti ada, maka sudah tentu omzet tersebut lebih tinggi lagi. Mengapa pelanggan tetap begitu setia belanja pada mini market ”O Trans KD”? Karena untuk setiap anggota koperasi, setiap tahun pasti akan mendapat deviden dari usaha tersebut, sesuai dengan jumlah total simpanan tetap bulan sebelumnya.
Dana simpanan tetap yang secara cepat terkumpul terus, ditambah keuntungan bersih "O Trans KD” setelah dikurangi pembagian deviden kepada seluruh anggota, digunakan untuk pembentukan koperasi-koperasi khusus seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Sapi, Peternak Kambing, Peternak Ayam, Koperasi Nelayan, Koperasi Perajin, bahkan didirikan Koperasi Pemulung. Semua merupakan koperasi mandiri yang memiliki mini market sesuai jenis bisnis masing-masing, kecuali anggota Koperasi Pemulung yang digabung ke ”O Trans KD”. Seluruh mini market itu tergabung dalam satu perusahaan holding bernama PT Koperasi Bersama Indonesia dengan Direktur Utama Suswan Mbahurekso. Sementara itu Koperasi ”O Trans KD" sudah menjangkau seluruh llndonesia dengan keanggotaan mencakup juga pengemudi ”Ojek On-line” serta petani dan nelayan, sehingga outlet mini market ”O Trans KD” juga sudah ada di seluruh propinsi di Indonesia dengan jumlah persisnya 9753 mini market ”O Trans KD”. Kini, PT KBI telah memiliki Kantor Pusat bertingkat 33 di Jalan Jendera’l Sudirman, Jakarta Selatan.
Dalam percaturan politik dalam negeri, selama belasan tahun atas perintah Sutan, baik PT KBI maupun ”O Trans KD" dilarang keras turut aktif berpolitik praktis mendukung siapa pun. Anggota koperasi diwajibkan untuk ikut memilih dalam setiap Pilkada, Pemilu maupun Pilpres, tetapi tidakdiperbolehkan untuk menjadi anggota partai politik ataupun menjadi juru kampanye
Hal.25
SUTAN
THE PRESIDENT
juga Koperasi "O Trans KD” berdiri dengan 144 pendiri. O Trans KD adalah kependekan dari ”Ojek Transportasi Kota dan Desa".
Bab 10
Suswan Mbahurekso, adalah salah satu sahabat Sutan sejak mahasiswa, yang berjasa dalam membesarkan ”O Trans KD”. Sejak berdirinya koperasi ojek di bulan Agustus 2005, keanggotaannya bergerak cepat ke atas. Akhir tahun 2005 saja anggota ”O Trans KD” sudah mencapai 1300-an orang, suatu peningkatan luar biasa, mengingat itu baru keanggotaan dari tiga kecamatan di Bekasi Barat, yaitu Pondok Gede, Pondok Melati dan Jatisampurna. Saat itu ”O Trans KD” bahkan mampu mengumpulkan uang hampir 40 juta per bulan sebagai simpanan tetap anggota. Sungguh akumulasi dana yang terasa luar biasa saat itu. Di tahun itu pulalah ”O Trans KD” melakukan kerjasama pemakaian kartu ATM sebagai tanda anggota koperasi, dengan Bank BRI. Di pertengahan tahun 2006, setelah melalui survey pasar didapatkan angka 300 pelanggan tetap dengan jumlah belanja 1,2juta rupiah per bulan per orang, sebuah mini market mencapai ”break event point”. Pada tahun itu juga, ”0 Trans KD' sudah mampu membangun satu mini market miliksendiridi Jalan Raya Hankam. Meskipun tanahnya masih disewa, bangunannya sudah merupakan bangunan yang dibangun sendiri, sebaga kompensasi sebagian sewa tanah selama 5 tahun.
Dengan keanggotaan koperasi 400 orang lebih di Kecamatan Jatimelati, yang otomatis menjadi pelanggan tetap, mini market pertama ini sungguh merupakan bisnis yang sangat menguntungkan. Artinya setiap bulan omzet mini market tersebut sekurangnya adalah 480 juta rupiah perbulan. Itu hanya omzet yang berasal dari pelanggan tetap.
THE PRESIDENT
juga Koperasi "O Trans KD” berdiri dengan 144 pendiri. O Trans KD adalah kependekan dari ”Ojek Transportasi Kota dan Desa".
Bab 10
Suswan Mbahurekso, adalah salah satu sahabat Sutan sejak mahasiswa, yang berjasa dalam membesarkan ”O Trans KD”. Sejak berdirinya koperasi ojek di bulan Agustus 2005, keanggotaannya bergerak cepat ke atas. Akhir tahun 2005 saja anggota ”O Trans KD” sudah mencapai 1300-an orang, suatu peningkatan luar biasa, mengingat itu baru keanggotaan dari tiga kecamatan di Bekasi Barat, yaitu Pondok Gede, Pondok Melati dan Jatisampurna. Saat itu ”O Trans KD” bahkan mampu mengumpulkan uang hampir 40 juta per bulan sebagai simpanan tetap anggota. Sungguh akumulasi dana yang terasa luar biasa saat itu. Di tahun itu pulalah ”O Trans KD” melakukan kerjasama pemakaian kartu ATM sebagai tanda anggota koperasi, dengan Bank BRI. Di pertengahan tahun 2006, setelah melalui survey pasar didapatkan angka 300 pelanggan tetap dengan jumlah belanja 1,2juta rupiah per bulan per orang, sebuah mini market mencapai ”break event point”. Pada tahun itu juga, ”0 Trans KD' sudah mampu membangun satu mini market miliksendiridi Jalan Raya Hankam. Meskipun tanahnya masih disewa, bangunannya sudah merupakan bangunan yang dibangun sendiri, sebaga kompensasi sebagian sewa tanah selama 5 tahun.
Dengan keanggotaan koperasi 400 orang lebih di Kecamatan Jatimelati, yang otomatis menjadi pelanggan tetap, mini market pertama ini sungguh merupakan bisnis yang sangat menguntungkan. Artinya setiap bulan omzet mini market tersebut sekurangnya adalah 480 juta rupiah perbulan. Itu hanya omzet yang berasal dari pelanggan tetap.
Hal.24
SUTAN
THE PRESIDENT
”Ya, silahkan Mon.” tanggap Sutan. .
"Bang Sutan, di samping uang yang kami serahkan kepada abang, yang tadinya kami maksudkan untuk abang pribadi karena melatih kami silat Minang, sejak beberapa tahun ini kami juga sudah melakukan pengumpulan uang untuksimpan pinjam tanpa ada lembaganya. Dan kami sudah melakukan peminjaman uang tanpa bunga terhadap anggota kelompok seperti yang abang uraikan tadi. Di kas masing-masing kelompok ojek kita saat ini, saya kira setidaknya ada simpanan antara 8 sampai 10 jutaan. Jadi dari lima kelompok ojek yang sebagian besar anggotanya ikut persilatan kita ini, mungkin sudah terkumpul 40 juta rupiah lebih?”
Sutan terkesima mendengarnya.
”Apa ....... ? Kalian sudah menerapkan seperti yang saya uraikan sepintas tadi?"
”Betul bang.” sambut seorang tukang ojek kelompok Bulog 1 bernama Ipon.
"Kami memang sudah melakukannya, tapi hanya untuk kepentingan .anggota kelompok masing-masing saja. Seandainya kita mau bikin koperasi, memang itulah yang terpikirkan oleh kami selama ini, tetapi kami gak berani untuk memulai. Takut gak ada yang mampu dan punya waktu untuk mengurus dan juga enggak mengerti cara mengurus ijin-ijin, apalagi menjalankan koperasinya? Kami sangat buta tentang hal koperasi, cuma pernah dengar-dengar selentingan kabar tentang koperasi, yang malah membuat kami takut.”
Sutan tersenyum. Senyum lucu mendengaralasan ketakutan mereka mendirikan koperasi dan senyum senang mendengar bahwa mereka ternyata telah melakukan hal yang olehnya baru terpikirkan. Ini luar biasa, pikir Sutan. Akhirnya, Agustus tahun itu
THE PRESIDENT
”Ya, silahkan Mon.” tanggap Sutan. .
"Bang Sutan, di samping uang yang kami serahkan kepada abang, yang tadinya kami maksudkan untuk abang pribadi karena melatih kami silat Minang, sejak beberapa tahun ini kami juga sudah melakukan pengumpulan uang untuksimpan pinjam tanpa ada lembaganya. Dan kami sudah melakukan peminjaman uang tanpa bunga terhadap anggota kelompok seperti yang abang uraikan tadi. Di kas masing-masing kelompok ojek kita saat ini, saya kira setidaknya ada simpanan antara 8 sampai 10 jutaan. Jadi dari lima kelompok ojek yang sebagian besar anggotanya ikut persilatan kita ini, mungkin sudah terkumpul 40 juta rupiah lebih?”
Sutan terkesima mendengarnya.
”Apa ....... ? Kalian sudah menerapkan seperti yang saya uraikan sepintas tadi?"
”Betul bang.” sambut seorang tukang ojek kelompok Bulog 1 bernama Ipon.
"Kami memang sudah melakukannya, tapi hanya untuk kepentingan .anggota kelompok masing-masing saja. Seandainya kita mau bikin koperasi, memang itulah yang terpikirkan oleh kami selama ini, tetapi kami gak berani untuk memulai. Takut gak ada yang mampu dan punya waktu untuk mengurus dan juga enggak mengerti cara mengurus ijin-ijin, apalagi menjalankan koperasinya? Kami sangat buta tentang hal koperasi, cuma pernah dengar-dengar selentingan kabar tentang koperasi, yang malah membuat kami takut.”
Sutan tersenyum. Senyum lucu mendengaralasan ketakutan mereka mendirikan koperasi dan senyum senang mendengar bahwa mereka ternyata telah melakukan hal yang olehnya baru terpikirkan. Ini luar biasa, pikir Sutan. Akhirnya, Agustus tahun itu
Hal.23
SUTAN
THE PRESIDENT
latihan. Hari ini Sutan sengaja mengumpulkan seluruh muridnya dalam satu latihan bersama.
”Adik-adik semua, hari ini saya sengaja mengumpulkan kalian untuk berbincang-bincang tentang hal-hal yang mungkin bisa kita perbuat untuk kemaslahatan kita bersama.” Semua murldnya dlam mendengarkan.
"Dalam sebelas bulan ini, dari uang yang awalnya kalian kumpulkan 13 ribu sehari, bulan pertama bisa terkumpul sampal 690 ribu. Karena setiap Minggu selalu ada penambahan anggota persilatan kita, uang bulanannya ikut bertambah. Kini sudah terkumpul uang di rekening khusus yang saya buat sekitar 17 juta rupiah lebih. Saya tidak menduga bahwa kalian blsa dengan konsisten mengumpulkan uang seribu sehari dari hasil kalian menarik ojek. Ini menurut saya luar biasa. Bila saja kita membuat sebuah koperasi simpan pinjam dengan anggota sebanyak anggota persilatan kita saat ini saia, maka kita akan mampu mengumpulkan uang 139 ribu setiap hati atau Rp.4.170.000,setiap bulan. Artinya dalam satu tahun akan terkumpul 50 juta tupiah lebih. Ini sudah bisa membuat saw bengkel motor komersil yang lengkap, sehingga bila ada motor kalian yang rusak sementara uang sedang kosong, kalian tetap blsa memperbaiki motor dengan bayar belakangan. Tentunya juga dengan biaya yang murah bagi anggota, dan biaya normal bagi bukan anggota koperasi. Jadi dengan anggota tetap saja atau tidak bertambah, setiap tahun kita sudah bisa membangun satu bengkel motor beserta penlualan spare-partnya. Apalagi bila kita memperluas keanggotaan.
Semua yang hadir saling bergumam mengomentari pidato pendek Sutan. Seseorang bernama Emon, yang mana dikenal sebagai pentolan pengemudi ojek Kolong Jembatan Tol, mengangkat tangannya.
THE PRESIDENT
latihan. Hari ini Sutan sengaja mengumpulkan seluruh muridnya dalam satu latihan bersama.
”Adik-adik semua, hari ini saya sengaja mengumpulkan kalian untuk berbincang-bincang tentang hal-hal yang mungkin bisa kita perbuat untuk kemaslahatan kita bersama.” Semua murldnya dlam mendengarkan.
"Dalam sebelas bulan ini, dari uang yang awalnya kalian kumpulkan 13 ribu sehari, bulan pertama bisa terkumpul sampal 690 ribu. Karena setiap Minggu selalu ada penambahan anggota persilatan kita, uang bulanannya ikut bertambah. Kini sudah terkumpul uang di rekening khusus yang saya buat sekitar 17 juta rupiah lebih. Saya tidak menduga bahwa kalian blsa dengan konsisten mengumpulkan uang seribu sehari dari hasil kalian menarik ojek. Ini menurut saya luar biasa. Bila saja kita membuat sebuah koperasi simpan pinjam dengan anggota sebanyak anggota persilatan kita saat ini saia, maka kita akan mampu mengumpulkan uang 139 ribu setiap hati atau Rp.4.170.000,setiap bulan. Artinya dalam satu tahun akan terkumpul 50 juta tupiah lebih. Ini sudah bisa membuat saw bengkel motor komersil yang lengkap, sehingga bila ada motor kalian yang rusak sementara uang sedang kosong, kalian tetap blsa memperbaiki motor dengan bayar belakangan. Tentunya juga dengan biaya yang murah bagi anggota, dan biaya normal bagi bukan anggota koperasi. Jadi dengan anggota tetap saja atau tidak bertambah, setiap tahun kita sudah bisa membangun satu bengkel motor beserta penlualan spare-partnya. Apalagi bila kita memperluas keanggotaan.
Semua yang hadir saling bergumam mengomentari pidato pendek Sutan. Seseorang bernama Emon, yang mana dikenal sebagai pentolan pengemudi ojek Kolong Jembatan Tol, mengangkat tangannya.
Hal.22
SUTAN
THE PRESIDENT
Bab 9
Bekasi, Mei tahun 2005. Sutan baru saja selesai melatih silat murid-muridnya yang sebagian besar berprof sebagai pengemudi ojek. Mereka berkumpul di halaman Gedung Oryza Kompleks Bulog, Jatimelati, sambil minur minum ringan dan bersenda gurau. Silat Minang, itulah sila yang diperkenalkannya kepada masyarakat di Jatimelati terutama kepada komunitas tukang ojek. Saat itu sedang marak-maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek di wilayah Bekasi. Sutan, yang baru sekitar dua tahun tinggal
di Jatimelati, telah akrab bergaul dengan para pengemudi ojek yang sering digunakannya bila bertugas keluar rumah. Setelah maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek beberapa bulan terakhir ini timbullah niat Sutan untuk membantu para pengemudi ojek dalam mempertahankan diri dari gangguan perampok atau meningkatkan rasa percaya diri dalam beroperasi, terutama malam hari. Niat ini mendapat respon positif dari para pengemudi ojek, sehingga sudah 11 bulan ini latihan silat Minang Sutan berjalan dengan baik, Karena sifatnya membantu, Sutan tidak memungut biaya dari para pengemudi ojek tersebut. Tetapi beberapa pengemudi ojek berinisiatif mengumpulkan dana 1000 rupiah per hari Dada salah satu rekan untuk diberikan kepada Sutan setelah
terkumpul selama 1 bulan. Agar tidak mengecewakan para miridnya, Sutan menerima dana tersebut setiap bulan, yang lalu ditabungkannya dalam rekening khusus.
Dari awal latihan yang dimulai hanya 13 orang, setelah berjalan 11 bulan murid Sutan sudah mencapai 139 aggotanya yang melebar ke masyarakst umum. Karena itu terpaksa dibagi dalam 3 rombongan dengan perbedaan waktu.
THE PRESIDENT
Bab 9
Bekasi, Mei tahun 2005. Sutan baru saja selesai melatih silat murid-muridnya yang sebagian besar berprof sebagai pengemudi ojek. Mereka berkumpul di halaman Gedung Oryza Kompleks Bulog, Jatimelati, sambil minur minum ringan dan bersenda gurau. Silat Minang, itulah sila yang diperkenalkannya kepada masyarakat di Jatimelati terutama kepada komunitas tukang ojek. Saat itu sedang marak-maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek di wilayah Bekasi. Sutan, yang baru sekitar dua tahun tinggal
di Jatimelati, telah akrab bergaul dengan para pengemudi ojek yang sering digunakannya bila bertugas keluar rumah. Setelah maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek beberapa bulan terakhir ini timbullah niat Sutan untuk membantu para pengemudi ojek dalam mempertahankan diri dari gangguan perampok atau meningkatkan rasa percaya diri dalam beroperasi, terutama malam hari. Niat ini mendapat respon positif dari para pengemudi ojek, sehingga sudah 11 bulan ini latihan silat Minang Sutan berjalan dengan baik, Karena sifatnya membantu, Sutan tidak memungut biaya dari para pengemudi ojek tersebut. Tetapi beberapa pengemudi ojek berinisiatif mengumpulkan dana 1000 rupiah per hari Dada salah satu rekan untuk diberikan kepada Sutan setelah
terkumpul selama 1 bulan. Agar tidak mengecewakan para miridnya, Sutan menerima dana tersebut setiap bulan, yang lalu ditabungkannya dalam rekening khusus.
Dari awal latihan yang dimulai hanya 13 orang, setelah berjalan 11 bulan murid Sutan sudah mencapai 139 aggotanya yang melebar ke masyarakst umum. Karena itu terpaksa dibagi dalam 3 rombongan dengan perbedaan waktu.
Hal.21
SUTAN
THE PRESIDENT
seluruhnya berJumlah 3.140.551 orang dan angka ini bergerak terus semakin besar, belum termasuk anggota koperasi spesialls seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Kambing, Koperasi Peternak Ayam, Koperasi Peternak Sapi, Koperasi Peternak lkan, Koperasi Nelayan dan lain-lain yang jumlahnya belasan rlbu orang. Gabungan semua anggota koperasi Tuan beserta keluarganya, yang bisa mencapai belasan juta orang, adalah kekuatan besar yang tak mungkin ada tandingannya di negeri lnl. Tidak oleh ormas-ormas besar, apalagi oleh partai-partal besar termasuk Golkar sekalipun. Anggota ormas bukanlah anggota yang solid, meskipun ada yang diikat oleh kesamaan Ideologi, tapi pemahamannya sangat beragam, ada yang Ildeologinya cukup kentaL tetapi lebih banyak yang cair, maslh mudah untuk diiming-imingi sesuatu agar berpindah kiblat. Anggota partai, apalagi. Sungguh tak bisa diandalkan. Berbeda dengan anggota koperasi yang Tuan pimpin. Terutama Koperasi ”O Trans KD” yang menjadi Koperasi Utama. Seluruh hajat hidup anggota beserta keluarganya, berada dalam genggaman Tuan. Sepuluh juta lebih anggota koperasi beserta keluarganya yang Tuan komandoi berbaris di belakang Tuan. Tidak sadarkah Tuan?”
Wow ..... keren sekali Tuan Johanes Tiro ini. PertanyaarI yang tepat yang memang betul tak disadari Sutan sampal detik ini. Karena memang bukan itu fokusnya mendirikan koperasI tersebut. Pertanyaan Sutan selanjutnya tentang kenapa harus ditambah satu Capres lagi, dijawab dengan argumentasi sederhana, mempersulit skenario kecurangan bila memang akan dilakukan. Oleh pihak mana pun! Dan yang paling penting adalah, rakyat membutuhkan Capres alternatif di luar dua Capres yang sudah bertarung sejak Pilpres 2014. Bosan...
THE PRESIDENT
seluruhnya berJumlah 3.140.551 orang dan angka ini bergerak terus semakin besar, belum termasuk anggota koperasi spesialls seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Kambing, Koperasi Peternak Ayam, Koperasi Peternak Sapi, Koperasi Peternak lkan, Koperasi Nelayan dan lain-lain yang jumlahnya belasan rlbu orang. Gabungan semua anggota koperasi Tuan beserta keluarganya, yang bisa mencapai belasan juta orang, adalah kekuatan besar yang tak mungkin ada tandingannya di negeri lnl. Tidak oleh ormas-ormas besar, apalagi oleh partai-partal besar termasuk Golkar sekalipun. Anggota ormas bukanlah anggota yang solid, meskipun ada yang diikat oleh kesamaan Ideologi, tapi pemahamannya sangat beragam, ada yang Ildeologinya cukup kentaL tetapi lebih banyak yang cair, maslh mudah untuk diiming-imingi sesuatu agar berpindah kiblat. Anggota partai, apalagi. Sungguh tak bisa diandalkan. Berbeda dengan anggota koperasi yang Tuan pimpin. Terutama Koperasi ”O Trans KD” yang menjadi Koperasi Utama. Seluruh hajat hidup anggota beserta keluarganya, berada dalam genggaman Tuan. Sepuluh juta lebih anggota koperasi beserta keluarganya yang Tuan komandoi berbaris di belakang Tuan. Tidak sadarkah Tuan?”
Wow ..... keren sekali Tuan Johanes Tiro ini. PertanyaarI yang tepat yang memang betul tak disadari Sutan sampal detik ini. Karena memang bukan itu fokusnya mendirikan koperasI tersebut. Pertanyaan Sutan selanjutnya tentang kenapa harus ditambah satu Capres lagi, dijawab dengan argumentasi sederhana, mempersulit skenario kecurangan bila memang akan dilakukan. Oleh pihak mana pun! Dan yang paling penting adalah, rakyat membutuhkan Capres alternatif di luar dua Capres yang sudah bertarung sejak Pilpres 2014. Bosan...
Hal.20
SUTAN
THE PRESIDENT
perpolitikan, apalagi dalam mengelola pemerintahan sebagai birokrat?” pertanyaan yang bersamaan muncul antara ucapan dan hati yang padat tanya pada diri Sutan. Semua hadirin terdiam. Mereka menujukan pandangan kepada Johanes Tiro untuk memberikan jawaban. Pandangan dari mata-mata yang penuh harap. Johanes Tiro kembali tersenyum dan Sutan baru menyadari bahwa senyum itu adalah obat mujarab bagi dirinya, yang tanpa diinginkannya menjadi gelisah sendiri. Mungkin juga mujarab bagi seluruh pehadir, yang tergambarkan dari mata-mata yang penuh harap itu. Johanes Tiro memang penuh pesona. Kenapa tidak dia saja yang diletakkan pada posisi saya ini, pikir Sutan.
"Tuan Sutan yang kami hormati. Alasan utama kami adalah karena tuan adalah penduduk pribumi asli Indonesia.” Sutan terpesona kembali. Apa Johanes Tiro ini bisa membaca pikirannya, tanya Sutan dalam hati.
”Kesimpulan itu bukan kesimpulan yang datang begitu saja Tuan. Bukan pula karena saya mampu membaca pikiran dari rekan-rekan yang hadir di sini. Kesimpulan itu sudah melalui perdebatan dan diskusi panjang berkali-kali di ruangan ini. Jadi itu bukan hasil ramalan, atau dugaan ataupun tekanan siapa pun.”
Sutan terdiam, tapi tetap penasaran.
”Bolehkah saya tahu apa yang sudah pernah diperdebatkan tentang saya di ruangan ini?” Kembali hening.
”Baik Tuan Sutan. Kami ulang secara singkat apa yang kami ketahui dan kami perdebatkan tentang Tuan di forum ini. Alasan pertama sudah kami ungkapkan tadi. Alasan kedua, Tuan adalah Dengusaha sukses luar biasa dengan pengikut ril jutaan orang. Anggota koperasi Tuan, yang tercatat di ”O Trans KD” saja
THE PRESIDENT
perpolitikan, apalagi dalam mengelola pemerintahan sebagai birokrat?” pertanyaan yang bersamaan muncul antara ucapan dan hati yang padat tanya pada diri Sutan. Semua hadirin terdiam. Mereka menujukan pandangan kepada Johanes Tiro untuk memberikan jawaban. Pandangan dari mata-mata yang penuh harap. Johanes Tiro kembali tersenyum dan Sutan baru menyadari bahwa senyum itu adalah obat mujarab bagi dirinya, yang tanpa diinginkannya menjadi gelisah sendiri. Mungkin juga mujarab bagi seluruh pehadir, yang tergambarkan dari mata-mata yang penuh harap itu. Johanes Tiro memang penuh pesona. Kenapa tidak dia saja yang diletakkan pada posisi saya ini, pikir Sutan.
"Tuan Sutan yang kami hormati. Alasan utama kami adalah karena tuan adalah penduduk pribumi asli Indonesia.” Sutan terpesona kembali. Apa Johanes Tiro ini bisa membaca pikirannya, tanya Sutan dalam hati.
”Kesimpulan itu bukan kesimpulan yang datang begitu saja Tuan. Bukan pula karena saya mampu membaca pikiran dari rekan-rekan yang hadir di sini. Kesimpulan itu sudah melalui perdebatan dan diskusi panjang berkali-kali di ruangan ini. Jadi itu bukan hasil ramalan, atau dugaan ataupun tekanan siapa pun.”
Sutan terdiam, tapi tetap penasaran.
”Bolehkah saya tahu apa yang sudah pernah diperdebatkan tentang saya di ruangan ini?” Kembali hening.
”Baik Tuan Sutan. Kami ulang secara singkat apa yang kami ketahui dan kami perdebatkan tentang Tuan di forum ini. Alasan pertama sudah kami ungkapkan tadi. Alasan kedua, Tuan adalah Dengusaha sukses luar biasa dengan pengikut ril jutaan orang. Anggota koperasi Tuan, yang tercatat di ”O Trans KD” saja
Hal.19
Langganan:
Postingan (Atom)