THE PRESIDENT
santai. Bahkan telah muncul seseorang yang berani berbicara selain Johanes Tiro dan Sutan sendiri.
”Tuan Sutan. Menurut pendapat saya, Tuan pasti telah memahami semua ini dan kami tinggal menjalankan tugas kami untuk memunculkan Tuan Sutan sebagai alternatif paling tepat untuk memimpin bangsa saat ini. Pemimpin yang kami semua yakini akan mampu membawa kita, bangsa Indonesia keluar dari semua kemelut yang sedang melanda kita, baik kemelut ekonomi maupun politik dan sosial. Pemimpin yang bukan dari kotak-kotak parpol atau pun ormas. Pemimpin yang telah membuktikan dirinya mampu memimpin jutaan bahkan belasan juta manusia dari keterpurukan ke tempat yang lebih bermartabat. Pemimpin yang sudah menunjukkan dirinya tidak membutuhkan hana benda berlebihan, tidak membutuhkan jabatan-jabatan formal kenegaraan, pemimpin yang tidak menawar-nawarkan dirinya untuk menjadi pemimpin apa pun, yang menurut kami semua di sini, pemimpin yang lengkap luar dalam. Apakah Tuan Sutan menerima aklamasi dari kami ini?" Suasana kembali hening Sutan berusaha mempertahankan suasana yang telah cair, agat tidak mencekam lagi.
”Baik... baik... . saya sudah memahami hal ini, meski masih cukup banyak pertanyaan panting yang perlu jawaban. Saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa Tuan-Tuan semua, dengan kapasitas masing-masing yang Tuan miliki, akan mampu menggolkan niat yang telah tuan-tuan patrikan. Meski cukup banyak hal yang belum saya pahami, saya tetap meyakini hal yang telah saya ucapkan barusan. Untuk lebih memuaskan kebutuhan psikologis saya, nanti akan saya bicarakan Saja berdua dengan Tuan Johanes tentang cara mencapai tujuan bersama kita...”
Hal.28
Tidak ada komentar:
Posting Komentar