THE PRESIDENT
tuntutan-tuntutan mereka setiap mereka melakukan aksi. Atau ~kalau adapembuat skenario teror tak perlu lagi capek-capek membuat tuntutan-tuntutan teroris, karena menganggap masyarakat bodoh. Anehnya, seperti tempo-tempo yang lalu, teroris bisa juga merasa capek, sehingga mereka merasa perlu beristirahat. Suasana teror pun, untuk waktu yang cukup lama, bisa setengah atau satu tahun, menghilang begitu saja. Di tahun~ tahun lalu, ancaman born terhadap gereja, biasa muncul di hari~ hari raya umat Kristen, terutama Hari Natal; Tetapi tetap tanpa tuntutan. Sejak banyak pertanyaan-pertanyaan muncul dari masyarakat intelektual dan kampus tentang mengapa bomnya meledak selalu menjelang Hari Natal, maka di tahun 2018 itu, para teroris mengubah pola dengan membom gereja menjelang Ramadhan. Rupanya para teroris ini cukup interaktif dan peka untuk memenuhi ekspektasi masyarakat. Menakjubkan!
Bab 5
Pada masa yang heboh, setelah diawali dengan penyanderaandan pembantaian anggota Pasukan Elit Kepolisian di Markas Komandonya sendiri, di Markas Brimob Kelapa Dua, disusul dengan teror bom yang diledakkan di gereja-gereja dan pos-pos polisi menjelang Ramadhan, Indonesia menuju Pemilu Legeslatif yang akan diadakan berbarengan dengan Pemilihan Presiden. Ini adalah cara pemilihan yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Segala kemungkinan bisa terjadi. Cara yang semestinya membutuhkan skema pelaksanaan yang tergambar rapih, dengan asumsi-asumsi terukur agar mudah dldeteksi di tempat-tempat pencoblosan atau Tempet pemungutan Suara (TPS).
Hal.6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar