Jumat, 19 Juli 2019

SUTAN
THE PRESIDENT

Bab 6 
la datang ke tempat yang diminta oleh Johanes Tiro‘ Sungguh menakjubkan kantomya, di atas lahan 7,2 hektar di tengah |buk0ta Jakarta. Perpaduan antara arsitektur China dengan arsitektur Aceh, mendominasi seluruh bangunan kantor, yang sebagian besar tak bertingkat. Hanya ada 3 bangunan kantor bertingkat, itupun masing-masing cuma berjumlah3 lantai. Cukup lama ia menikmati suasana sebelum turun dari kendaraannya. Halaman parkir kantor Johanes Tiro disesaki oleh mobil-mobil mewah Eropa, Amerika dan Jepang. Meski beberapa merk mobil China telah mulai merambah Indonesia saat itu, tak satu pun ada mobil China yang parkir di halaman luas kantor Johanes Tiro. Mungkin juga tak pernah ada. Ia turun dari mobil Mitsubishi Expandemya, satu-satunya mobil sederhana yang tampak parkir di tempat itu sejauh dan seluas mata mampu memandang. la memilih mobil itu justru karena harganya yang murah dan muatannya banyak untuk mobil sekelas tipe SUV. Tetapi di atas segalanya, adalah karena pemilik perusahaan 

mobil tersebut adalah pribumi dan kebetulan pula berbesanan dengan teman semasa mahasiswa. Klop.. 

Lumayan jauh ia berjalan kaki, sementara seorang penjaga datang tergopoh-gopoh menjemputnya, karena tak menyangka akan ada tamu datang tanpa supir. la parkir cukup jauh akibat tempat telah penuh. lnilah satu-satunya tamu yang datang tanpa supir dan mobilnya murah, pikir sang penjaga. Penjaga kantor Johanes Tiro pun tahu bahwa mobil yang dipakai Sutan adalah mobil murah, padahal disain mobilnya sudah milenia? Tapi tetap bersikap hormat,sama dengansikaphormat terhadaptamu’ tamu lain dari bosnya. Itu perintah bos Tiro, tak boleh membeda’ bedakan tamu, betapa pun bentuk tamu dan kendaraannya. 
Hal.8


Tidak ada komentar:

Posting Komentar