Senin, 23 Desember 2019

Startup JusTip

                                         JusTip


 Startup yang akan saya rintis ini akan agak sedikit terbilang unik, yaitu Startup JusTip atau Just Titip (hanya titip), saya mendapat ide ketika melihat banyak mahasiswa yang selalu titip entah itu makanan atau minum ketika temanya sedang berada diluar kampus bahkan ada juga yang titip pulsa. Dari situ saya berfikir, kenapa tidak membuat aplikasi yang mempermudah orang untuk titip barang kepada Temanya ketika temanya pun sedang diluar?
   Disini saya akan sedikit memaparkan bagaimana cara kerja atau aplikasi JusTip ini berjalan. Pertama ketika pengguna JusTip sedang mager dan kebetulan teman si mager ini ada diluar, nah JusTip iniliah yang akan jadi solusi untuk para Magers. Awal-awal para magers akan diarahkan untuk membuka aplikasi JusTip dan diaplikasi tersebut akan ada tombol bayar apa yg mau dibeli, lalu otomatis akan ada notif kepada temanya (pengguna JusTip) dan setelah itu uang akan diterima temanya + bonus ongkos jalan. Aplikasi ini hanya bisa digunakan jika anda memiliki teman dan keluarga, dan tidak hanya itu masih banyak lagi yang akan saya tambahkan pada aplikasi JusTip ini. Tapi sampai dinisini saja saya menjelaskanya. Terima kasih semoga bermanfaat.

Rabu, 27 November 2019

i . 10 perusahaan startup yang ada di Indonesia
1. Gojek
2. Grab
3. Lazada
4. Traveloka
5. Pajak online
6. Okboss
7. Salestock
8. Bukalapak
9. Shopee
10. Kaskus

ii . Hectacorn, Decacorn dan Unicorn

Hectacorn merupakan kasta yang paling tertinggi dalam istilah startup. Perusahaan yang tergolong sebagai hectocorn memang super langka.Belum diketahui dari mana asal muasal pertama kali istilah ini lahir. Pada tahun 2013 silam, TechCrunch mengupas tuntas mengenai berbagai istilah untuk tingkatan startup. Namun, mereka tidak menggunakan istilah hectocorn untuk kasta di atas decacorn. TechCrunch menyematkan istilah Super Unicorn.Mengutip dari Medium.com (11/3/2019), memang tidak ada banyak informasi yang bisa didapatkan tentang spesies langka ini, namun melihat dari nilai valuasi yang dimiliki, ada beberapa perusahaan raksasa yang masuk ke dalam kasta hectocorn, di antaranya adalah Apple, Google, Microsoft, Facebook, Oracle, dan Cisco. Dilihat dari perkembangannya, setiap dekade hanya ada 1-3 hectocorn yang lahir di dunia. Di Indonesia sendiri belum ada startup yang masuk ke dalam golongan ini.

Unicorn adalah perusahaan rintisan milik swasta yang nilai kapitalisasinya lebih dari $1 miliar. Istilah ini diciptakan pada tahun 2013 oleh Aileen Lee, seorang pemodal usaha. Ia memilih hewan mitos ini karena perusahaan yang sukses seperti ini tergolong langka.Dekakorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar,sedangkan hektokorn (hectocorn) untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $100 miliar. Mennurut TechCrunch, ada 279 unikorn hingga Maret 2018. Ant Financial, Didi Chuxing, Uber, Xiaomi, Airbnb, Palantir, dan Pinterest masuk jajaran unikorn terbesar di dunia.Dropbox adalah dekakorn terbaru yang menjadi perusahaan terbuka pada 23 Maret 2018.Bill Gurley, rekanan pemodal usaha di Benchmark memprediksi pada Maret 2015 dan sebelumnya bahwa kenaikan jumlah unikorn adalah pertanda bahwa "dunia mulai spekulatif dan tidak berkelanjutan" sehingga akan memicu gelombang "unikorn mati". Ia juga mengatakan bahwa alasan utama tingginya nilai unikorn adalah "banyak sekali uang" yang dapat digelontorkan ke perusahaan mereka. Penelitian Universitas Stanford menunjukkan bahwa nilai rata-rata unikorn 48% lebih tinggi daripada semestinya.

Decacorn (decacorn) adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar.

iii . Startup yang berstatus Decacorn
Grab Liputan6.com, Jakarta - Setelah merger dengan Uber di Asia Tenggara pada tahun lalu, Grab telah berkembang begitu pesat. Grab berhasil menjadi superapp pertama dan terbesar di Asia Tenggara.Kini, perusahaan teknologi yang beroperasi di 336 kota di Asia Tenggara itu telah menjadi startup yang meraih status decacorn pertama di Asia Tenggara. Lalu, apa itu decacorn?
Decacorn adalah sebutan untuk startup yang memiliki valuasi lebih dari USD 10 miliar. Valuasinya 10 kali lipat lebih besar dibandingkan unicorn, namun 10 kali lipat di bawah hectocorn.
Saat ini, valuasi Grab sudah mencapai USD 11 miliar. Grab sendiri menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, serta hiburan digital.
Dengan filosofi terbuka, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.
Sebelumnya, startup yang berbasis di Singapura itu baru saja masuk dalam daftar perusahaan paling inovatif. Dikutip dari Business Insider, Grab berada di urutan kedua perusahaan paling inovatif.

BIOGRAFI PRATIKNO

Prof. Dr. Drs. Pratikno, M.Soc.Sc. (lahir di BojonegoroJawa TimurIndonesia13 Februari 1962; umur 57 tahun) adalah Menteri Sekretaris Negara yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 dan pada 23 Oktober 2019 ia dipilih kembali menjadi menteri Sekretaris Negara priode 2019-2024. Sebelumnya ia merupakan rektor Universitas Gadjah Madayang ke 14[1]. Ia juga pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM. Pada tahun 2009 silam, ia mendapat kepercayaan KPU untuk menjadi salah satu pemandu Debat Calon Presiden 2009.

Pendidikan
  • SMPP Bojonegoro
  • S1(Drs.) Ilmu Pemerintahan,Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM,1985.
  • S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, UK, 1990.
  • S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, 1997.
  • Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Desember 2008.

Pengalaman Profesional
  • Dean of Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (2008-2012).
  • Moderator for Final Presidential Debate, in Indonesia, held by Commission of General Election and broadcasted by all national TV station in Indonesia, July 2009.
  • Lecturer at Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (1986-now).
  • Chief Manager of Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia (2003-2008).
  • Vice Dean for Academic Affairs, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia (2001-2004).
  • Member of Expert Team for Ministry of Home Affairs, Republic of Indonesia.
  • Member of Academic Board for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and Agder University College, Kristiansen, Norway (1998-2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and National University of Singapore and some other Universities in Asia and Australia (2001-2008).
  • Manager for the cooperation between Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy Universitas Gadjah Mada and the Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia (2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Institute Development Studies, Brighton, UK; Madras Institute of Development Studies, Chennai, India; Lahore University of Management Science, Pakistan, and Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2004-2006).
  • Manager for the cooperation between the Faculty of Social and Political Science Universitas Gadjah Mada with the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Carribean Studies/ the Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde (KITLV, Leiden) (2007-2011).
  • Permanent Indonesian Counterpart for Asia Barometer, Tokyo University and Chuo University, Japan. (2004-2009).
  • Board for the cooperation between Center for East and South East Asian Sosial Studies (CESSAS) Universitas Gadjah Mada with Oslo University, Norway and Colombo University, Sri Lanka (2007-2009).


Kamis, 10 Oktober 2019

Nomor
Nama Penulis
Judul
Metode
Kesimpulan
Vol. 13, No. 1, Januari 2018
Hoedi Prasetyo, Wahyudi Sutopo

INDUSTRI 4.0: TELAAH KLASIFIKASI ASPEK DAN ARAH PERKEMBANGAN RISET
Deskriptif Penelitian bertujuan mengidentifikasi temuan berdasar fakta dan informasi.   

Konseptual Penelitian bertujuan untuk menghasilkan konsep atau ide.

Terapan Penelitian bertujuan mencari solusi dari masalah yang dihadapi di industri dan bisa langsung diterapkan.

Empirikal Pembuktian hipotesis dengan cara pengumpulan data hasil observasi ataupun eksperimen.

Simulasi Pembuktian hipotesis dengan cara membuat simulasi dari sistem riil yang diteliti.
Artikel ini menyajikan hasil studi terhadap aspek dan arah perkembangan riset Industri 4.0. Berdasar hasil studi, ditemukan empat belas aspek yang ada pada Industri 4.0. Penelusuran data publikasi telah dilaksanakan untuk mengetahui arah perkembangan riset Industri 4.0. Ditinjau dari metode penelitian, sebagian besar riset dilakukan melalui metode deskriptif dan konseptual. Ditinjau dari aspeknya, aspek bisnis dan teknologi masih menjadi fokus riset para peneliti.Ditinjau dari bidang industri penerapannya, sebagian besar riset dilakukan di bidang manufaktur. Ditinjau dari jumlahnya, riset terkait Industri 4.0 mengalami tren kenaikan yang signifikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa posisi riset Industri 4.0 saat ini berada pada tahap pematangan konsep yang bertujuan agar konsep Industri 4.0 dapat diterapkan secara global tidak hanya di negara maju namun juga negara-negara berkembang. Seiring semakin matangnya konsep Industri 4.0 secara global, riset dengan metode terapan dan empiris diprediksi akan semakin berkembang guna menjawab tantangan realisasi teknologi Industri 4.0. Riset dengan aspek kajian bisnis dan teknologi di bidang manufaktur diprediksi akan menjadi fokus arah pengembangan. Hasil prediksi tersebut mendorong para akademisi agar lebih meningkatkan kerjasama dengan industri manufaktur. Pola kerjasama antara dunia akademik dan industri sangat diperlukan untuk mempercepat realisasi Industri 4.0. Tren peningkatan jumlah riset tiap tahunnya menjadi bukti bahwa para akademisi mulai mengarahkan fokus risetnya pada Industri 4.0. Kondisi ini perlu diperhatikan oleh dunia pendidikan terutama dinegara-negara berkembang agar segera tanggap terhadap perubahan yang terjadi dan mempersiapkan sumber daya yang dimiliki dalam rangka menghadapi tren Industri 4.0

Refrensi Jurnal : Jati Undip, Jurnal Teknik Industri, hoedi@student.uns.ac.id

Selasa, 08 Oktober 2019

    Revolusi Industri 4.0 perkembangan industri menggunakan teknologi modern, Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot.
Teknologi digital dan internet mulai dikenal pada akhir era ini. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya Internet of/for Things, kehadirannya begitu cepat. Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.
Sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi industri 4.0 di Indonesia, yaitu:
- Makanan dan minuman
- Tekstil
- Otomotif
- Elektronik
- Kimia

   Lima industri ini merupakan tulang punggung, dan diharapkan membawa pengaruh yang besar dalam hal daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030. Kelima sektor inilah yang akan menjadi contoh bagi penerapan industri 4.0, penciptaan lapangan kerja baru dan investasi baru berbasis teknologi.
Industri 4.0 di Indonesia akan menarik investasi luar negeri maupun domestik di Indonesia, karena industri di Indonesia lebih produktif dan sanggup bersaing dengan negara-negara lain, serta berusaha semakin baik yang disertai dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja Indonesia dalam mengadopsi teknologi. Revolusi mental juga harus dijalankan, mulai dari mengubah mindset negatif dan ketakutan terhadap industri 4.0 yang akan mengurangi lapangan pekerjaan atau paradigma bahwa teknologi itu sulit.
   Kita harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0, sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat. Kita tentu berharap industri 4.0 tetap dalam kendali. Harus tercipta kesadaran bersama baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, bahwa perubahan besar dalam industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.

Jumat, 19 Juli 2019

SUTAN
THE PRESIDENT

Menurut Sutan pula, pujian dari bawahan tak pernah ada yang tulus, apalagi bila diucapkan di hadapan atasan yang dipujinya. Biasanya bawahan yang ditegurnya ini tak akan mengulangi pujiannya lagi kepada Sutan. Begitupun bawahan lain yang kebetulan berada di sekitar kejadian dan mendengar teguran Sutan. Teguran itu akhirnya menjadi hukum di kalangan anggota atau pengurus koperasi-koperasi di ‘lingkungannya. Karena itulah, Sutan sudah belasan tahun ini tak pernah mendengar lagi pujian dari llingkungannya. Sutan lebih tertarik pada keluhan dan kritik, sepedas apapun. 

Kini ia betul-betul termehek. Sudah untuk kesekian kalinya Johanes Tiro memuji, ia tak berani menampik, apalagi menegur. Entah karena wibawa Johanes Tiro atau ketulusan pujiannya, entahlah. Mungkin juga karena ia merasa menjadi anak kecil di mata Johanes Tiro. Yang pasti Sutan pada posisi ”skak mat”. 

”Terima kasih Tuan Johanes.” Sutan terdiam sejenak untuk kemudian melanjutkan : ”Bolehkah saya tahu, seruling tuan terbuat dari apa? Melihat bentuknya yang cukup panjang untuk sebuah seruling, apa ada fungsi lain? Misalnya untuk tongkat atau senjata pembela diri?” 

Johanes sungguh terkejut atas pertanyaan Sutan. Pertanyaan pertama, sering dia dengar dari tamu-tamu khusus yang diundangnya ke rumah secara pribadi, tapi tak ada yang pernah menanyakan seperti pertanyaan berikutnya yang sangat terarah dan tepat sasaran. 

Hal.33
SUTAN 
THE PRESIDENT

Johanes terpaku mendengar pertanyaan yang menohok bagian terdalam kalbunya itu. 

”Terima kasih Tuan Sutan. Tuan bagai pelipur lara. Tuan betul-betul bagai seorang malaikat bagi saya. Dua kali Tuan saya undang ke kantor sekaligus rumah saya ini, dua kali Tuan tidak menolak. Padahal Tuan memiliki status sosial lebih tinggi dari saya. Meski kekayaan saya jauh berlipat ganda dibanding kekayaan Tuan, tapi Tuan memiliki pengikut setia yang tak terukur bagi saya. Tuan memiliki jaringan bisnis ke akar rumput yang terdalam. Bagian tercetek pun dari yang Tuan miliki, tetap tak mungkin saya miliki. Bahkan Tuan juga memiliki jaringan sosial dan budaya yang luar biasa. Tuan dekat dan bergaul akrab dengan rakyat. Dekat dan bergaul akrab dengan budayawan dan seniman, dekat dan bergaul akrab bahkan dengan aktivis kemasyarakatan mana pun. Sungguh suatu rantai jaringan yang tak kan mungkin saya samai bahkan tak kan mungkin saya dekati jaraknya, sedekat yang saya inginkan sekalipun, dan dengan cara apapun. Dengan power yang sedemikian kuatnya, Tuan tak punya ambisi berkuasa baik secara politik maupun ekonomi. Tuan tak pernah mempergunakan power dan jaringan yang Tuan miliki ini bahkan untuk berhadapan dengan lawan kuat Tuan? Saya telah merasakannya. Dan merasakan juga manisnya berhubungan dengan Tuan.” 

Sutan sungguh mati langkah, dipuji setinggi langit seperti ini. Sutan tak biasa menerima pujian, dan tak pernah mau. Bila ada bawahannya di koperasi yang memujinya berebihan menurutnya, maka ia langsung menegur bawahannya itu agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. 

”Bagi orang dewasa, pujian tak pernah menghasilkan hal positif. Pujian hanya positif bagi anak-anak.” begitulah selalu alasannya. Anak-anak di sini, bisa juga berarti bawahan. 

Hal.32
SUTAN
THE PRESIDENT

nyaris mengelilingi komplek kantor tersebut. Itupun tlngginy terbatas, hanya 3 lantai. 

Sutan dipersilahkan duduk di sebuah kursi berukir naga yang sedang bertarung melawan seekor elang besar. Meski kursinya berukuran biasa, tidak besar dan megah, tetapi ukiran tersebut memberikan kesan berwibawa pada kedua kursi yang sama dan sebangun itu, yang ditaruh berhadapan. Ukiran tersebut mengingatkan Sutan pada pertarungan Jatayu dengan Rahwana dalam dramaturgi Ramayana. Sutan duduk dengan santun sambil tetap mendengarkan suara seruling yang tetap bagai menghipnotisnya, setelah Satpam yang mengantarnya mohon diri. Tidak lama kemudian, suara seruling secara perlahan mengundurkan diri dari ruangan dan sayup-sayup menghilang dari pendengaran. Sungguh menggugah hati. Perlahan Johanes menolehkan wajahnya ke arah Sutan dengan wajah seperti biasanya, tersenyum. Sutan pun membalas dengan senyum dikulum.. 

”Seruling putih yang manis dengan suara yang merdu. Tuan memang luar biasa, di tengah kemelut yang Tuan sendiri rasakan ‘dengan perasaan pilu, Tuan masih sempat berkelindan dengan seruling sedemikian indahnya." 

Johanes tepekur sejenak. ”Dari mana Tuan tahu bahwa hati saya pilu?” 

”Dari senyum Tuan yang selalu hadir bersamaan dengan sorotmata Tuanyang selalu melukiskanharapanbila berhadapan dengan saya. Pada awalnya saya berharap, sorot mata berharap yang muncul itu hanya ilusi saya saja. Tetapi tak mungkin itu ilusi saya, bila setiap senyum Tuan selalu mengandung nuansa berharap. Dari nuansa berharap itulah saya menangkap kepiluan hati Tuan. Bukankah nada seruling barusan melukiskan kepiluan meski dibalut keindahan?” 
Hal.31

SUTAN
THE PRESIDENT

yang canggih dari niat buruk siapa pun terhadap Johanes Tiro maupun keluarganya. 

Sutan dipandu seorang Satpam dari pintu gerbang, diantar ke rumah tinggal Johanes Tiro yang tampak tidak berbeda dengan bentuk-bentuk kantor di sekitarnya. Dari jarak sekitar 15 meter dari rumah Johanes Tiro, terdengar suara seruling yang sangat merdu, yang membuat telinga bagai dimanja dan hati seperti dicintai. Sutan menduga nadanya seperti lagu lagu China daratan dengan lebar frekwensi nada yang sangat besar. Mungkin sampai tiga oktaf. Luar biasa... Sutan langsung diantar ke sumber suara seruling ajaib tersebut yang selama perjalanannya sejak mulai mendengar suara merdu itu. ia seperti terhipnotis. Tak mampu menarik diri dari suara itu. Hatinya bagai tersirap bunyi itu. lngin mendekati dan terus mendekati. Sutan pun terheran-heran atas ketertarikannya terhadap suara dengan nada lagu asing yang baru pertama kali didengarnya. Ada apadi dalam nada tersebut? Hatinya bertanya-tanya. 

Sementara mereka telah sampai di ruangan samping rumah yang asri, berdinding rimbunan tanaman perdu dengan buah-buahan kecil ben/varna ungu. Ruangan ini berbentuk U dengan dibatasi dinding rumah utama, dinding belakang kamar tamu dan dinding dapur. Di bagian tengah huruf U nya, tertanam sebuah kolam ikan yang dihiasi belasan jenis ikan hias berwarna warni. Dari kejauhan, Sutan sudah melihat Johanes Tiro nampak bersila di atas tikar bambu asyik meniup serulingnya bagai sedang berada di tengah kesunyian hutan perawan. Ya... rumah Johanes Tiro memang berada di tengah-tengah bangunan-bangunan kantornya yang bagai hutan tembok, tetapi berselimut berbagai jenis tanaman Bersuasana asri, tidak bertingkat seperti kebanyakan kantor-kantor perusahannya, kecuali tiga gedung yang ketiganya terletak di tepi areal yang berbatasan dengan jalan raya yang 

Hal.30
SUTAN 
THE PRESIDENT

Wow... tujuan bersama kita. Tanpa disadari Sutan, ia telah terbawa ke dalam arus emosi kelompok yang sebenamya belum jelas benar motivasi mereka ini. Ya... Tuhanlah yang telah memberikan keyakinan itu. Tak ada perdebatan lain. Sutan pun melanjutkan. 

”Sekarang... tampaknya ada hal paling penting yang kita lupakan bersama...” Sutan menahan suaranya. Semua terdiam, termasuk Johanes Tiro. Hal paling penting apa yang dimaksud Sutan? 

”Apa tuan-tuan tidak lapar....?" Terdiam sejenak. Tiba-tiba... 

”Ha ha ha ha....” meledak lagi tawa gembira seperti tadi, yang membawa suasana akrab kembali. Johanes Tiro pun geleng-geleng kepala. Tak disangka, orang terhebat di negeri ini ternyata suka guyon juga. 

Bab 12. 

Untuk kedua kalinya Sutan tlba di rumah Johanes Tlro yang merangkap menjadi kantornya yang sangat luas. Kantor beserta kelengkapannya seperti ruang rapat dan aula yang berukuran cukup untuk menampung 200-an orang yang biasa digunakan sebagai tempat pertemuan Johanes Tiro dengan seluruh manajer, general manajer, direksi dan komisaris semua perusahaannya. Sungguh area yang sangat luas untuk sebuah kantor holding perusahaan. Hal mi dikarenakan Kantor Pusat Holding perusahaan Johanes Tiro kebanyakan bangunan tldak bertlngkat. Rumahnya sendirl terletak di tengah-tengah bangunan kantoryang tampak rumit. Sebuah cara pengamanan 

Hal.29
SUTAN
THE PRESIDENT

santai. Bahkan telah muncul seseorang yang berani berbicara selain Johanes Tiro dan Sutan sendiri. 

”Tuan Sutan. Menurut pendapat saya, Tuan pasti telah memahami semua ini dan kami tinggal menjalankan tugas kami untuk memunculkan Tuan Sutan sebagai alternatif paling tepat untuk memimpin bangsa saat ini. Pemimpin yang kami semua yakini akan mampu membawa kita, bangsa Indonesia keluar dari semua kemelut yang sedang melanda kita, baik kemelut ekonomi maupun politik dan sosial. Pemimpin yang bukan dari kotak-kotak parpol atau pun ormas. Pemimpin yang telah membuktikan dirinya mampu memimpin jutaan bahkan belasan juta manusia dari keterpurukan ke tempat yang lebih bermartabat. Pemimpin yang sudah menunjukkan dirinya tidak membutuhkan hana benda berlebihan, tidak membutuhkan jabatan-jabatan formal kenegaraan, pemimpin yang tidak menawar-nawarkan dirinya untuk menjadi pemimpin apa pun, yang menurut kami semua di sini, pemimpin yang lengkap luar dalam. Apakah Tuan Sutan menerima aklamasi dari kami ini?" Suasana kembali hening Sutan berusaha mempertahankan suasana yang telah cair, agat tidak mencekam lagi. 

”Baik... baik... . saya sudah memahami hal ini, meski masih cukup banyak pertanyaan panting yang perlu jawaban. Saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa Tuan-Tuan semua, dengan kapasitas masing-masing yang Tuan miliki, akan mampu menggolkan niat yang telah tuan-tuan patrikan. Meski cukup banyak hal yang belum saya pahami, saya tetap meyakini hal yang telah saya ucapkan barusan. Untuk lebih memuaskan kebutuhan psikologis saya, nanti akan saya bicarakan Saja berdua dengan Tuan Johanes tentang cara mencapai tujuan bersama kita...” 

Hal.28
SUTAN
THE PRESIDENT

tersenyum, sekilas terbersit senyum mengejek Sutan terkesiap sambil bertanya-tanya, mungkin cuma khayalanku saja, pikirnya. Johanes Tiro memandang ke satu arah sambil berucap: 

"Mungkin Tuan Suswan bisa menjawab pertanyaan ini?” 

Masya Allah, mestinya aku sudah menduga hal ini, pikir Sutan. Dari deretan kursi sebelah kanan, berdiri rekan sekaligus sobat kental Sutan, Suswan Mbahurekso, yang tak lain adalah Direktur Utama Holding PT Koperasi Bersama Indonesia. Semua hadirin tertawa spontan serentak, sehingga mencairkan suasana yang sejak tadi sangat serius. 

”Ha ha ha ha.... ” suara tertawa serentak membahana, diikuti tertawa Johanes Tiro dan Sutan sendiri. 

”Ha ha ha ha ....... mestinya saya sudah menduga. Dasar memang saya ini tolol.... Ha ha ha ha ...... ” Sutan tertawa sambil menepuk keningnya dengan telapaktangan kanannya. ”Sudah... sudah.... sudah cukup jawabannya. Tak usah saudaraku Bung Suswan menjawabnya lagi. Sosok anda saja sudah cukup mewakili. Ha ha ha ..... ” 

Suasana menjadi cair. Saling komentar di antara pehadir berseliweran. Johanes Tiro pun berkomentar : ”Memang Dong mestinya duduk-duduk saja di rumah. Laporan operasi perusahaan berjalan terus. Ha ha ha....” 

”Ha ha ha ha....” ketawa pehadir meledak lagi. 

”Sudah pantas untuk jadi Presiden. Ha ha ha ha....” celetuk seorang pria dari tengah. Suasana menjadi riuh kembali. Sementara Suswan sudah duduk di kursinya kembali. Johanes Tiro tertawa-tawa sambil menepuk punggung Sutan. Betul-betul keakraban yang tercipta tanpa sengaja. Seorang pehadir mengangkat tangan kanannya meminta ijin bicara dengan wajah sumringah. Suasana yang tadinya mencekam, kini berubah 
Hal.27
SUTAN
THE PRESIDENT

suatu partai politik. Selama beberapa kali Pilkada, Pemilu den Pilpres, Koperasi ”O Trans KD” berkali-kali diajak, diseret bahkan dipaksa untuk ikut politik praktis lewat pengurus-pengurusnya, tetapi mereka semua bergeming, tak bisa dijebloskan ke dalam kancah politik praktis. Hampir semua parpol yang ikut Pemilu bahkan termasuk yang belum diakui bisa ikut Pemilu, membujuk dengan segala cara agar ”O Trans KD” bersedia masuk ke partai mereka, tak ada yang digubris. Sutan telah menegaskan kepada seluruh pengurus koperasi maupun jajaran direksi dan komisaris holding atau anak perusahaanyang tergabung di dalam ”O Trans KD”, bila ada yang ikut politik praktis baik masuk anggota partai ataupun aktif berkampanye untuk suatu partai, sama artinya dla mengundurkan diri dari kepengurusan di lingkungan ”O Trans KD”,. Bagi anggota "O Trans KD”, perintah Sutan adalah perintah Tuhan! Maka jadilah, baik ”O Trans KD” maupun PT KBI, tetap menjadi suatu organisasi usaha profesional independen sejauh ini. 

Bab 11 

Ruangan kembali hening. Sutan menganggukkan kepala kepada Johanes Tiro yang menoleh ke arahnya sambil bertanya tadi. Sutan pun menjawab. 

”Dengan sejujurnya tuan-tuan sekalian yang berada dl ruangan ini. Saya pasti sangat tahu tentang koperasi kaml yang telah dluraikan dengan sangat tepat oleh Tuan Johanes barusan Hanya, kalau boleh tahu, darl mana tuan-tuan semua memilih data tentang koperasi kami sebegitu detail dan lengkap?" Sutan menengok kepada Johanes Tiro, karena meski mengucapkan Pertenyaan ltu kepada seluruh yang hadir di ruangan itu sebenarnya Johanes Tirolah yang dituju? Johanes Tiro
Hal.26


SUTAN
THE PRESIDENT

anggota koperasi setempat. Bila dalam 1 bulan bersangkutan terdapat pembeli dari luar anggota koperasi, dan itu pasti ada, maka sudah tentu omzet tersebut lebih tinggi lagi. Mengapa pelanggan tetap begitu setia belanja pada mini market ”O Trans KD”? Karena untuk setiap anggota koperasi, setiap tahun pasti akan mendapat deviden dari usaha tersebut, sesuai dengan jumlah total simpanan tetap bulan sebelumnya. 

Dana simpanan tetap yang secara cepat terkumpul terus, ditambah keuntungan bersih "O Trans KD” setelah dikurangi pembagian deviden kepada seluruh anggota, digunakan untuk pembentukan koperasi-koperasi khusus seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Sapi, Peternak Kambing, Peternak Ayam, Koperasi Nelayan, Koperasi Perajin, bahkan didirikan Koperasi Pemulung. Semua merupakan koperasi mandiri yang memiliki mini market sesuai jenis bisnis masing-masing, kecuali anggota Koperasi Pemulung yang digabung ke ”O Trans KD”. Seluruh mini market itu tergabung dalam satu perusahaan holding bernama PT Koperasi Bersama Indonesia dengan Direktur Utama Suswan Mbahurekso. Sementara itu Koperasi ”O Trans KD" sudah menjangkau seluruh llndonesia dengan keanggotaan mencakup juga pengemudi ”Ojek On-line” serta petani dan nelayan, sehingga outlet mini market ”O Trans KD” juga sudah ada di seluruh propinsi di Indonesia dengan jumlah persisnya 9753 mini market ”O Trans KD”. Kini, PT KBI telah memiliki Kantor Pusat bertingkat 33 di Jalan Jendera’l Sudirman, Jakarta Selatan. 

Dalam percaturan politik dalam negeri, selama belasan tahun atas perintah Sutan, baik PT KBI maupun ”O Trans KD" dilarang keras turut aktif berpolitik praktis mendukung siapa pun. Anggota koperasi diwajibkan untuk ikut memilih dalam setiap Pilkada, Pemilu maupun Pilpres, tetapi tidakdiperbolehkan untuk menjadi anggota partai politik ataupun menjadi juru kampanye 

Hal.25
SUTAN
THE PRESIDENT

juga Koperasi "O Trans KD” berdiri dengan 144 pendiri. O Trans KD adalah kependekan dari ”Ojek Transportasi Kota dan Desa".

Bab 10 

Suswan Mbahurekso, adalah salah satu sahabat Sutan sejak mahasiswa, yang berjasa dalam membesarkan ”O Trans KD”. Sejak berdirinya koperasi ojek di bulan Agustus 2005, keanggotaannya bergerak cepat ke atas. Akhir tahun 2005 saja anggota ”O Trans KD” sudah mencapai 1300-an orang, suatu peningkatan luar biasa, mengingat itu baru keanggotaan dari tiga kecamatan di Bekasi Barat, yaitu Pondok Gede, Pondok Melati dan Jatisampurna. Saat itu ”O Trans KD” bahkan mampu mengumpulkan uang hampir 40 juta per bulan sebagai simpanan tetap anggota. Sungguh akumulasi dana yang terasa luar biasa saat itu. Di tahun itu pulalah ”O Trans KD” melakukan kerjasama pemakaian kartu ATM sebagai tanda anggota koperasi, dengan Bank BRI. Di pertengahan tahun 2006, setelah melalui survey pasar didapatkan angka 300 pelanggan tetap dengan jumlah belanja 1,2juta rupiah per bulan per orang, sebuah mini market mencapai ”break event point”. Pada tahun itu juga, ”0 Trans KD' sudah mampu membangun satu mini market miliksendiridi Jalan Raya Hankam. Meskipun tanahnya masih disewa, bangunannya sudah merupakan bangunan yang dibangun sendiri, sebaga kompensasi sebagian sewa tanah selama 5 tahun. 

Dengan keanggotaan koperasi 400 orang lebih di Kecamatan Jatimelati, yang otomatis menjadi pelanggan tetap, mini market pertama ini sungguh merupakan bisnis yang sangat menguntungkan. Artinya setiap bulan omzet mini market tersebut sekurangnya adalah 480 juta rupiah perbulan. Itu hanya omzet yang berasal dari pelanggan tetap.

Hal.24
SUTAN
THE PRESIDENT
”Ya, silahkan Mon.” tanggap Sutan. . 

"Bang Sutan, di samping uang yang kami serahkan kepada abang, yang tadinya kami maksudkan untuk abang pribadi karena melatih kami silat Minang, sejak beberapa tahun ini kami juga sudah melakukan pengumpulan uang untuksimpan pinjam tanpa ada lembaganya. Dan kami sudah melakukan peminjaman uang tanpa bunga terhadap anggota kelompok seperti yang abang uraikan tadi. Di kas masing-masing kelompok ojek kita saat ini, saya kira setidaknya ada simpanan antara 8 sampai 10 jutaan. Jadi dari lima kelompok ojek yang sebagian besar anggotanya ikut persilatan kita ini, mungkin sudah terkumpul 40 juta rupiah lebih?” 

Sutan terkesima mendengarnya. 

”Apa ....... ? Kalian sudah menerapkan seperti yang saya uraikan sepintas tadi?" 

”Betul bang.” sambut seorang tukang ojek kelompok Bulog 1 bernama Ipon. 

"Kami memang sudah melakukannya, tapi hanya untuk kepentingan .anggota kelompok masing-masing saja. Seandainya kita mau bikin koperasi, memang itulah yang terpikirkan oleh kami selama ini, tetapi kami gak berani untuk memulai. Takut gak ada yang mampu dan punya waktu untuk mengurus dan juga enggak mengerti cara mengurus ijin-ijin, apalagi menjalankan koperasinya? Kami sangat buta tentang hal koperasi, cuma pernah dengar-dengar selentingan kabar tentang koperasi, yang malah membuat kami takut.” 

Sutan tersenyum. Senyum lucu mendengaralasan ketakutan mereka mendirikan koperasi dan senyum senang mendengar bahwa mereka ternyata telah melakukan hal yang olehnya baru terpikirkan. Ini luar biasa, pikir Sutan. Akhirnya, Agustus tahun itu 

Hal.23

SUTAN
THE PRESIDENT


latihan. Hari ini Sutan sengaja mengumpulkan seluruh muridnya dalam satu latihan bersama. 

”Adik-adik semua, hari ini saya sengaja mengumpulkan kalian untuk berbincang-bincang tentang hal-hal yang mungkin bisa kita perbuat untuk kemaslahatan kita bersama.” Semua murldnya dlam mendengarkan. 

"Dalam sebelas bulan ini, dari uang yang awalnya kalian kumpulkan 13 ribu sehari, bulan pertama bisa terkumpul sampal 690 ribu. Karena setiap Minggu selalu ada penambahan anggota persilatan kita, uang bulanannya ikut bertambah. Kini sudah terkumpul uang di rekening khusus yang saya buat sekitar 17 juta rupiah lebih. Saya tidak menduga bahwa kalian blsa dengan konsisten mengumpulkan uang seribu sehari dari hasil kalian menarik ojek. Ini menurut saya luar biasa. Bila saja kita membuat sebuah koperasi simpan pinjam dengan anggota sebanyak anggota persilatan kita saat ini saia, maka kita akan mampu mengumpulkan uang 139 ribu setiap hati atau Rp.4.170.000,setiap bulan. Artinya dalam satu tahun akan terkumpul 50 juta tupiah lebih. Ini sudah bisa membuat saw bengkel motor komersil yang lengkap, sehingga bila ada motor kalian yang rusak sementara uang sedang kosong, kalian tetap blsa memperbaiki motor dengan bayar belakangan. Tentunya juga dengan biaya yang murah bagi anggota, dan biaya normal bagi bukan anggota koperasi. Jadi dengan anggota tetap saja atau tidak bertambah, setiap tahun kita sudah bisa membangun satu bengkel motor beserta penlualan spare-partnya. Apalagi bila kita memperluas keanggotaan.

Semua yang hadir saling bergumam mengomentari pidato pendek Sutan. Seseorang bernama Emon, yang mana dikenal sebagai pentolan pengemudi ojek Kolong Jembatan Tol, mengangkat tangannya. 
Hal.22

SUTAN
THE PRESIDENT

Bab 9 
Bekasi, Mei tahun 2005. Sutan baru saja selesai melatih silat murid-muridnya yang sebagian besar berprof sebagai pengemudi ojek. Mereka berkumpul di halaman Gedung Oryza Kompleks Bulog, Jatimelati, sambil minur minum ringan dan bersenda gurau. Silat Minang, itulah sila yang diperkenalkannya kepada masyarakat di Jatimelati terutama kepada komunitas tukang ojek. Saat itu sedang marak-maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek di wilayah Bekasi. Sutan, yang baru sekitar dua tahun tinggal 

di Jatimelati, telah akrab bergaul dengan para pengemudi ojek yang sering digunakannya bila bertugas keluar rumah. Setelah maraknya perampokan terhadap pengemudi ojek beberapa bulan terakhir ini timbullah niat Sutan untuk membantu para pengemudi ojek dalam mempertahankan diri dari gangguan perampok atau meningkatkan rasa percaya diri dalam beroperasi, terutama malam hari. Niat ini mendapat respon positif dari para pengemudi ojek, sehingga sudah 11 bulan ini latihan silat Minang Sutan berjalan dengan baik, Karena sifatnya membantu, Sutan tidak memungut biaya dari para pengemudi ojek tersebut. Tetapi beberapa pengemudi ojek berinisiatif mengumpulkan dana 1000 rupiah per hari Dada salah satu rekan untuk diberikan kepada Sutan setelah 

terkumpul selama 1 bulan. Agar tidak mengecewakan para miridnya, Sutan menerima dana tersebut setiap bulan, yang lalu ditabungkannya dalam rekening khusus. 

Dari awal latihan yang dimulai hanya 13 orang, setelah berjalan 11 bulan murid Sutan sudah mencapai 139 aggotanya yang melebar ke masyarakst umum. Karena itu terpaksa dibagi dalam 3 rombongan dengan perbedaan waktu.
Hal.21



SUTAN
THE PRESIDENT

seluruhnya berJumlah 3.140.551 orang dan angka ini bergerak terus semakin besar, belum termasuk anggota koperasi spesialls seperti Koperasi Susu, Koperasi Peternak Kambing, Koperasi Peternak Ayam, Koperasi Peternak Sapi, Koperasi Peternak lkan, Koperasi Nelayan dan lain-lain yang jumlahnya belasan rlbu orang. Gabungan semua anggota koperasi Tuan beserta keluarganya, yang bisa mencapai belasan juta orang, adalah kekuatan besar yang tak mungkin ada tandingannya di negeri lnl. Tidak oleh ormas-ormas besar, apalagi oleh partai-partal besar termasuk Golkar sekalipun. Anggota ormas bukanlah anggota yang solid, meskipun ada yang diikat oleh kesamaan Ideologi, tapi pemahamannya sangat beragam, ada yang Ildeologinya cukup kentaL tetapi lebih banyak yang cair, maslh mudah untuk diiming-imingi sesuatu agar berpindah kiblat. Anggota partai, apalagi. Sungguh tak bisa diandalkan. Berbeda dengan anggota koperasi yang Tuan pimpin. Terutama Koperasi ”O Trans KD” yang menjadi Koperasi Utama. Seluruh hajat hidup anggota beserta keluarganya, berada dalam genggaman Tuan. Sepuluh juta lebih anggota koperasi beserta keluarganya yang Tuan komandoi berbaris di belakang Tuan. Tidak sadarkah Tuan?” 

Wow ..... keren sekali Tuan Johanes Tiro ini. PertanyaarI yang tepat yang memang betul tak disadari Sutan sampal detik ini. Karena memang bukan itu fokusnya mendirikan koperasI tersebut. Pertanyaan Sutan selanjutnya tentang kenapa harus ditambah satu Capres lagi, dijawab dengan argumentasi sederhana, mempersulit skenario kecurangan bila memang akan dilakukan. Oleh pihak mana pun! Dan yang paling penting adalah, rakyat membutuhkan Capres alternatif di luar dua Capres yang sudah bertarung sejak Pilpres 2014. Bosan... 

Hal.20
SUTAN
THE PRESIDENT

perpolitikan, apalagi dalam mengelola pemerintahan sebagai birokrat?” pertanyaan yang bersamaan muncul antara ucapan dan hati yang padat tanya pada diri Sutan. Semua hadirin terdiam. Mereka menujukan pandangan kepada Johanes Tiro untuk memberikan jawaban. Pandangan dari mata-mata yang penuh harap. Johanes Tiro kembali tersenyum dan Sutan baru menyadari bahwa senyum itu adalah obat mujarab bagi dirinya, yang tanpa diinginkannya menjadi gelisah sendiri. Mungkin juga mujarab bagi seluruh pehadir, yang tergambarkan dari mata-mata yang penuh harap itu. Johanes Tiro memang penuh pesona. Kenapa tidak dia saja yang diletakkan pada posisi saya ini, pikir Sutan. 

"Tuan Sutan yang kami hormati. Alasan utama kami adalah karena tuan adalah penduduk pribumi asli Indonesia.” Sutan terpesona kembali. Apa Johanes Tiro ini bisa membaca pikirannya, tanya Sutan dalam hati. 

”Kesimpulan itu bukan kesimpulan yang datang begitu saja Tuan. Bukan pula karena saya mampu membaca pikiran dari rekan-rekan yang hadir di sini. Kesimpulan itu sudah melalui perdebatan dan diskusi panjang berkali-kali di ruangan ini. Jadi itu bukan hasil ramalan, atau dugaan ataupun tekanan siapa pun.” 

Sutan terdiam, tapi tetap penasaran. 

”Bolehkah saya tahu apa yang sudah pernah diperdebatkan tentang saya di ruangan ini?” Kembali hening. 

”Baik Tuan Sutan. Kami ulang secara singkat apa yang kami ketahui dan kami perdebatkan tentang Tuan di forum ini. Alasan pertama sudah kami ungkapkan tadi. Alasan kedua, Tuan adalah Dengusaha sukses luar biasa dengan pengikut ril jutaan orang. Anggota koperasi Tuan, yang tercatat di ”O Trans KD” saja
Hal.19


SUTAN 
THE PRESIDENT

Sibuk membangun sarana untuk kemaslahatan masyarakat sekitarnya, yang berujung pada membangun masyarakat luas Secara berkelanjutan. Dia begitu absurd dalam menilai tokoh-tokoh politik negerinya, absurd karena menganggap bahwa di manapun negara, tokoh-tokoh politik adalah orang-orang terhormat yang peduli pada bangsa dan rakyatnya. Orang-orang yang menurutnya bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran bahkan hananya untuk bangsa dan negara, Jadi siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin, pasti berniat baik Bukankah kini era demokrasi? Karena itu tidakada masalah, siapa pun yang akan memimpin negeri ini. Akan tetapi, meski Sutan membiarkan bahkan mendorong seluruh anggota koperasinya untuk ikut aktif mencoblos dalam setiap Pemilu atau Pilpres dan Pilkada, ia mengharamkan anggota koperasinya aktif di partai. Bukan karena menganggap partai itu buruk. Sederhana saja alasannya, yaitu agar anggota koperasinya tidak terkotakkotak dalam pergaulan di masyarakat. Agar anggota koperasi tidak saling bermusuhan akibat perbedaan partai di antala mereka. Semua panai baik, jadi pilih saja partai atau tokoh partai mana yang hendak mereka pilih yang menurut mereka pantas memimpin. Setelah itu percayakan penuh kepada tokoh yang terpilih menjadi pemimpin, baik yang di eksekutif maupun yang terpilih sebagai pemimpin legeslatif. Cukup! Tapi setelah mendengar uraian singkat Johanes Tiro barusan, otaknya yang cerdas mulai menangkap kesan yang bertolak belakang dengaf1 pemahaman sebelumnya. Iapun mengangguk, menandakan i9 cukup paham. 

”Lalu bagaimana kaitannya dengan saya, yang tuafr tuan posislkan sebagai dewa penyelamat bangsa? Alasan apa yang menimbulkan kesimpulan, yang saya khawatirkan terlalu menyimpang itu? Apa yang tuan-tuan lihat pada di saya yang bahkan menurut saya sendiri sangat awam dalam

Hal.18
SUTAN
THE PRESIDENT

Johanes Tiro berhenti lagi. Sutan sangat terkesan dengan penjelasan Johanes. Rekan barunya itu berbicara sepertl layaknya seorang Muslim mengungkapkan realita pendzoliman rezim terhadap umat Islam. Jangan-jangan dia mualaf? Nama belakangnya saja Tiro? Hadirin pun ikut sunyi, tak sepercik suarapun terdengar di dalam ruangan yang mendadak mencekam itu. 

"Oleh karena hal itu semua, kami yang ada di ruangan inl, yang masing-masing dari diri kami, merasa memiliki kemampuan untuk mempengaruhi banyak pihak dari tokoh-tokoh nasional kita, bermaksud mencarikan solusi bersama guna kemaslahatan bangsa. Masing-masing dari kami memiliki jaringan ke tokohtokoh ormas-ormas paling berpengaruh di negeri ini, ke tokoh-tokoh partai-partai paling menentukan di negeri ini dan bahkan ke tokoh-tokoh informal yang juga memiliki banyak pengikut di luar ormas dan partai. Sungguh kami bukan bermaksud sombong, tetapi kami sungguh punya keyakinan dengan power yang kami miliki bersama, akan mampu bersaing dengan power yang dimiliki 9 Taypan nasional yang sering digunjingkan oleh masyarakat sebagai taypan-taypan ”powerfull”. Apalagi dari 9 taypan bersangkutan, kini 3 taypan telah bergabung bersama kami. Karena mereka menyadari, bahwa langkah-langkah mereka selama ini hanya melahirkan konflik demi konflik, yang semakin membesar dan tinggal menunggu ledakan spektakuler yang akan menghancurkan seluruh komponen bangsa dan pasti merugikan semua stakeholder negeri ini." Johanes Tiro berhenti, cukup lama juga, guna memberi kesempatan Sutan mengolah kata-katanya. 

”Pahamkah Tuan Sutan dengan yang kami maksudkan?” 

Sutan terdiam. la merasa berdosa telah alpa dari Dergolakan polltik di negeri yang dia cintai ini. Dia begitu 
Hal.17


SUTAN 
THE PRESIDENT

”Kedua, umat Islam merasa didzolimi dengan rekayasa teror yang tanpa ampun, dituduh radikaL tidak toleran dan anti Pancasila. Umat Islam merasa ini adalah situasi puncak yang memurukkan posisi mereka di hadapan bangsa, padahal faktanya, umat Islam adalah pejuang bangsa ini sejak berabad. abad silam dalam melawan penjajahan Belanda. Bahkan tak bisa dibantah siapa pun, tanpa perjuangan umat Islam, tak akan pernah ada bangsa Indonesia. Itulah yang terpateri di benak umat Islam Indonesia. Kondisi ini diperparah dengan ulah Kementrian Agama yang merekomendasikan ulama-ulama yang dianggap ulama Pancasilais yang boleh diundang dalam setiap acara-acara keagamaan, setidaknya di kalangan pemerintahan. Otomatis ulama-ulama yang tidak direkomendasikan, akan dianggap masyarakat sebagai ulama radikal dan anti Pancasila. Hal Ina menurut umat Islam adalah bagian dari rekayasa adu domba umat oleh rezim. Akumulasi kekecewaan ini, telah membulatkan tekad umat Islam untuk melawan kedzoliman sekeras mungkin, bahkan dengan persiapan ”perang gerilya” bila satu saat Indonesia ternyata jatuh ke tangan China seperti yang mereka yakini selama ini. Mereka haqul yakin bahwa seluruh kejadian yang menimpa Indonesia saat ini, adalah rekayasa pemerintahan asing untuk menguasai Indonesia, sebagaimana halnya kini Amerika telal1 menguasai sebagian besar negara-negara Teluk dan Timur Tengah atau China telah menguasai bangsa Uighur di Shinjiang bangsa Tibet, bangsa Turkistan, Somalia dan tahun ini mengincar Maldivest yang sedang berada dalam kesulitan membayar hutang-hutang mereka kepada China. Meskipun semua dugaa“ Ini bisa saja salah. Ketiga, perpecahan ‘Ini sudah sedemikian Parah sehingga turut melanda aparat TNI dan Polrl. Kondisi ini adalah persoalan nyata bagi bangsa klta saat Ini, yang belum Pernah

ada sebelumnya, yang menunjukkan bahwa bangsa klta Sadar dalam ancaman perang saudara yang bisa sangat fatal.
Hal.16


SUTAN
THE PRESIDENT
yang menyesatkan akibat berita menyesatkan, akan melahirkan solusi yang juga menyesatkan.” Sutan menghentikan kata

katanya untuk beberapa saat guna memberi waktu hadirin mencerna. 

"Bisakah saya mendapatkan semua itu saat ini juga?” 

Johanes Tiro menggapai tangan Sutan dengan halus, Sutan menengok ke kiri dan menyaksikan senyum Johanes mengembang seakan minta ijin untuk menjawab pertanyaan Sutan barusan. Sutan pun membalas dengan senyum penuh 

pengertian. Memang keterangan dari Johanes Tirolah yang diharapkannya. 

”Bapak Sutan yang kami hormati. Kami di sini semua telah berkali-kali mengkaji situasi dan kondisi Indonesia saat ini. Terlalu panjang untuk kami ungkapkan kembali. Kami berangkat dari postulat, yang sangat kami yakini sebagai hasil diskusi kami juga, bahwa bangsa kita saat ini telah terpecah secara diametral menjadi dua pihak yang berhadap-hadapan. Hasil dari kajian kami adalah sebagai berikut: Pertama, Pemilu dan Pilpres 2019 mungkin akan berlangsung keras dan unfair, karena ada pihak yang sedang mengkondisikan hal itu dengan segala cara yang bisa dilakukan. Bahkan ”all of cost". ltu akan terjadi bila Capres cuma ada 2, lawan bebuyutan yang telah sama kita ketahui, Jokowi melawan Prabowo. Diketemukannya tanpa sengaja jutaan e-KTP aspal di Bogor telah menyiratkan niat itu. Tentu saja saingannya akan melawan habis-habisan, karena mereka yakin dalam Pilpres 2014 lalu pun, mereka dipecundangi dengan cara yang tidak fair. Pihak saingan ini tidak 'ingin dipecundangi dengan cara yang sama kembali, mereka jkhlas dipecundangi aDabila dengan cara yang ”fair” dan ”jujur”. 

Johanes berhenti sebentar. 

Hal.15
SUTAN 
THE PRESIDENT

Sutan terdiam untuk menenangkan diri dari suasana mencekam bagi dirinya. Apa ini? Kelompok apa yang ada dl hadapannya ini? Apa yang sedang berlangsung di tengah masyarakat pengusaha ataupun masyarakat politik saat ini? Apa yang dimaksud dengan super kritis seperti yang diucapkan Johanes Tiro di telepon tadi? Ia menengok ke kiri di mana Johanes Tiro duduk. Baru ia menyadari betapa Johanes Tlro menghargainya amat sangat, sampai-sampai duduk pun Ia bersedia berada di sebelah kiri Sutan. Masya Allah.... Sutan sekali lagi terpesona. Sutan mengangguk kepada Johanes Tlro seakan minta ijin berbicara. Johanes Tiro mengiyakan dengan mengangguk pula. 

”Saudara-saudaraku yang sangat saya hormati, terutama sekali bapak Johanes Tiro yang saya kagumi. Dengan sepenuh kejujuran, saya sesungguhnya tidak mengerti apa yang sedang terjadi di ruangan ini dan apa yang sedang terjadi di tengah-tengah bangsa kita saat ini. Setahu saya kita sebagai bangsa sedang menuju Pemilu dan Pilpres yang akan diadakan bersamaan waktunya. Pesta demokrasi yang baru pertama kali kita lakukan dengan cara seperti ini. Pesta demokrasi yang kita bersama harapkan bisa menjawab segala bentuk persoalan yang baru muncul di era rezim ini, berkelindan dengan persoalan persoalan lama yang telah muncul terlebih dahulu. Sungguh hanya sebegitulah pengetahuan saya tentang situasi bangsa kita saat Inl. Mengapa tiba-tiba saya disodorkan informasi tentang bangsa yang terpecah belah dan situasi super kritis? Dan kemudian kesan seakan saya akan menjadi Dewa Penyelamat? Ke manakah tokoh-tokoh nasional kita yang wajahnya sering menghlasl media-media kita, ke manakah calon-calon presiden yang kita miliki? Dapatkah saya mendengarkan secara utuh tentang sltuasl saat Inl tanpa diembel-embeli info hoax yang menyesatkan dalam menarik kesimpulan? Karena kesimpulan

Hal.14
SUTAN
THE PRESIDENT

Perkebunan Besar Swasta Nasional (PBSN) dengan bunga sangat rendah yaitu hanya 6 persen. Kredit ini disalurkan melalui bank-bank BUMN seperti BNI, Bank Bumi Daya, Bank Eksim, Bapindo dan BRI. Dengan kredit bantuan pemerintah berbunga demikian murah, perkebunan kelapa sawit Johanes semakin berjaya. Lahan kelapa sawit yang dikuasainya semakin luas, ekspor CPO-nya meningkat tajam. Hanya dalam waktu 7 tahun, ia telah mampu memperluas bisnisnya ke panas geothermal, minyak dan property. Tak pelak lagi, Johanes Tiro pun menjadi salah satu konglomerat yang sangat disegani di negeri ini. 

Bab 8 

Johanes Tiro memulai acara dengan memperkenalkan Sutan secara resmi. 

”Saudara-saudaraku sebangsa setanah air yang kami cintai. Di hadapan kita saat ini, hadir seorang tokoh masyarakat, yang kini menjadi satu-satunya tokoh yang kita harapkan akan menjadi penyelamat bangsa dan negara kita tercinta ini. Tokoh yang kita harapkan akan menjadi pemersatu bangsa yang telah terpecah belah berkeping akibat salah kelola yang terjadi selama hampir empat tahun belakangan ini." 

Hadirin terdiam. Sutan sangat terkesima dengan pernyataan Johanes Tiro yang menurutnya menyanjungnya dengan sangat berlebihan. Tetapi tak lama kemudian, bergema tepuk tangan meriah dari seluruh penjuru, menunjukkan bahwa ucapan dohanes Tiro barusan bukan kalimat yang dipungut begitu saja Untuk diucapkan di hadapan tokoh-tokoh masyarakat yang sedang berkumpul di tempat terhormat itu. Sutan terpesona dan terkesan dengan suasana ltu. Amazing.......!!! 
Hal.13


SUTAN
THE PRESIDENT

dengan perusahaan induk bernama Karkam. Markam adalah penyumbang terbesar emas di puncak Monumen Nasional atau Monas. Dari 38 kg emas yang bertengger di puncak Monas, 23 kg berasal dari Markam dan sisanya merupakan sumbangan dan pengusaha-pengusaha nasional lainnya. Markam pulalah yang membebaskan lahan untuk Stadion Gelora Bung Karno dengan dana sendiri. Banyak lagi jasa Markam membantu negara saat itu. Ke sanalah Johanes akhirnya pergi atas rekomendasi Chaidir Tlro. 

T‘Idak salah. Markam melihat bakat alami pada Johanes Tiro dan membantu Johan untuk mengembangkan bisnis tekstilnya ke kota-kota lain di Aceh dan bahkan juga ke Medan. Hanya butuh waktu 3 tahun, Johan telah mampu membuka pabrik tekstil sendiri dan melebarkan sayap pemasarannya ke seluruh kota-kota besardi Pulau Jawa. Setelah merajalela dengan tekstil merk Tlrotex selama 5 tahun, Johan mulai merambah bisnis perkebunan kelapa sawit di mana semasa kecilnya menjadi tempat mencari nafkah ayahnya yang berperan sebagal pemasok bahan baku untuk produksi kelapa sawit perkebunan swasta di Tamiang dan Langsa. 

Nasib tragis menimpa Markam, yang ditangkap Rezim Orde Baru karena dianggap kroni Rezim Soekarno atau Orde Lama. Lebih tragis lagi, induk perusahaan Markam, yaitu Karkam. disita negara tanpa prosedur ganti rugi dan tanpa alasan masuk akaL Perusahaan tersebut berganti nama menjadi PT Berdlkari (kini BUMN) dengan modal seluruhnya dari kekayaan Markam T ak ada yang berani mempersoalkan termasuk Johanes yang pernah dibantu oleh Markam. Orde Baru menggunakan tangan besi terhadap orang-orang yang dianggap kroni Orde Lama. Beruntung Johanes tidak dianggap kroni Orde Lama Di penengahan 1980-an perkebunan kelapa sawit swasta mendapat suntikan dana murah dari pemerintah melalul Kredit.

Hal.12
SUTAN
THE PRESIDENT

tahun. Bermula dari kakek moyang mereka yang mendarat di Palembang, turun dari kapal megah Cheng Ho di bulan-bulan akhir tahun 1406 M. Thio Boe Kie ditangkap Belanda bulan Oktober 1946, saat terpergok menyelundupkan senjata dari Singapura melalui pelabuhan Kuala Langsa untuk pejuang Aceh yang tergabung dalam Batalyon Harimau Kumbang. Sesaat sebelum tertangkap, Thio Boe Kie sempat menitipkan sebuah seruling kepada anak buahnya untuk diberikan kepada Johanes. Sejak itu tak ada kabar tentang Thio Boe Kie dan para pejuang menganggap saudara tua Thio telah dieksekusi mati oleh pasukan Belanda. Johanes Thio menjadi yatim piatu, karena ibunya, seorang Katolik yang taat menyusul tak lama kemudian, akibat bersedih. Tinggallah Johanes Thio sendiri tanpa sanak saudara, yang kemudian diangkat anak oleh Chaidir Tiro. Saat itu banyak pejuang-pejuang Aceh bermarkas di Langsa. Chaidir Tiro, ayah dari Ismail Tiro, adalah Komandante Batalyon Harimau Kumbang, salah satu batalyon pasukan Daud Beureuh yang ditakuti Belanda. Komandan Tertingginya adalah Hasan Saleh. Nama Johanes Thio dirubah sendiri oleh Johanes menjadi Johanes Tiro, sebagai penghargaan terhadap ayah angkatnya itu. 

14 tahun kemudian, Johan tumbuh menjadi pemuda tampan dan cerdas yang mempunyai usaha perdagangan tekstil di Langsa. Usahanya berkembang dan ia mulai berpikir untuk merambah ke Medan. Tetapi ayah angkatnya, Chaidir Tiro menyarankan ia ke Jakarta, karena Chaidir mempunyai teman perjuangan yang sukses di Jakarta sebagai pengusaha, itulah Kapten Markam, yang mengundurkan diri dari tentara setelah menjadi Ajudan Jendral Gatot Subroto sampai Jendral Gatot menjadi anumerta. Kapten Markam lebih mengutamakan bisnisnya daripada karier di tentara. Kapten Markam saat ltu sudah menjadi konglomerat pribumi paling sukses 
Hal.11


SUTAN
THE PRESIDENT

yang bukan pengusaha. Apapun itu, mereka semua pasti tokoh di bidangnya masing-masing, itu pendapat Sutan. 

Bab 7 
Johan kecil berlari-lari kecil di perkebunan sawit dikejar oleh teman sebayanya, Ismail Tiro. 

”Johan..., kau curang, mana kelerengku. Aku yang menang..., bidikan kau tidak mengena. Kelerengnya terlempar karena batu yang kau dorong pakai kaki dengan sengaja ..... ” 

”Ha ha ha.... siapa bilang.... Kan jelas gacoanku terhentl karena terbentur kelerengmu. Jadi kelerengmu untuk aku lah...." 

Johan tetap berlari dan Ismail tetap mengejar. Merekapun berkejaran di bawah pohon sawit yang telah berumur belasan tahun dan sedang produktif-produktifnya menghasilkan buah yang merah merona. Beberapa kawan mereka bertepuk tangan sambil berteriak : "Hore... hore... hore... ” sambil pula mentertawakan Ismail Tiro. Begitulah masa kecil Johanes Tiro dl tahun 1946, satu tahun setelah kemerdekaan. Saat itu Johanes baru berumur 7 tahun, tapi masih belum menikmati bangku sekolah. Maklum suasana perjuangan sedang berlangsung rluh dan sekolah masih barang sangat elit di Aceh. 

Nama aslinya Johanes Thio, karena ayahnya she ataU bermarga Thio. Ayah Johanes bernama Thio Boe Kie. Tetapi karena Koh Thio, ayah Johanes, tidak menggunakan lagi nama turunan sebagai nama depan, maka jadilah anaknya bernama Johanes Thio. Thio Boe Kie adalah warga China yang secara turun-temurun telah bermukim di Nusantara selama ratusan 
Hal.10


SUTAN
THE PRESIDENT

ikuti 100 persen. Di pintu masuk yang megah, Sutan disambut dengan amat terhormat. Johanes Tiro memperkenalkan diri, menyalami dan memeluknya dengan sangat hangat, seakan ia adalah sahabat lama yang lama tak jumpa. 

”Tuan Sutan. Sudah lama saya mendengar nama besar Tuan, dengan puluhan perusahaan yang sangat likuid dan jutaan anggota keluarga besar usaha Tuan.” 

Ia tersenyum. 

”Wah... Tuan Johanes terlalu menyanjung. Usaha kami tak ada apa-apanya dibanding puluhan perusahaan Tuan yang omzetnya trilyunan setiap bulan. Setidaknya beban puluhan ribu buruh di perusahaan Tuan telah menunjukkan kelas Tuan. Mohon maaf kalau kedatangan saya terlambat sehingga mengganggu acara Tuan-Tuan di sini.” 

Itulah kesan yang ia bayangkan ketika ia terkena macet yang parah di persimpangan Pasar Senen dari arah Cempaka Putih maupun di hampir sepanjang Jalan Gunung Sahari. Macet yang rutin terjadi meskipun gubernur silih berganti. Memang sih masih pukul 8 malam. Tetapi Johanes Tiro tak menampakkan ketergangguan sedikitpun atas keterlambatannya. 

Johanes Tiro menarik tangan Sutan untuk masuk ruangan yang telah dipenuhitamu-tamu lainyang sebagian besar, tampak sebagai orang-orang bermata sipit alias keturunan Tionghoa. Mereka tampak sebagai orang-orang terdidik dari kalangan atas. Semua berdiri menyambut kedatangan Sutan dan disusul dengan tepuk tangan meriah yang menggema dalam ruangan terbatas tersebut. Sutan masih bertanya-tanya, ada apa ini gerangan. Sutan dipersilahkan duduk di samping Johanes Tiro, tuan rumah, dalam Pertemuan Meja Bundar yang diisi oleh 76 tokoh pengusaha nasional atau mungkin juga tokoh bidang lain.
Hal.9


SUTAN
THE PRESIDENT

Bab 6 
la datang ke tempat yang diminta oleh Johanes Tiro‘ Sungguh menakjubkan kantomya, di atas lahan 7,2 hektar di tengah |buk0ta Jakarta. Perpaduan antara arsitektur China dengan arsitektur Aceh, mendominasi seluruh bangunan kantor, yang sebagian besar tak bertingkat. Hanya ada 3 bangunan kantor bertingkat, itupun masing-masing cuma berjumlah3 lantai. Cukup lama ia menikmati suasana sebelum turun dari kendaraannya. Halaman parkir kantor Johanes Tiro disesaki oleh mobil-mobil mewah Eropa, Amerika dan Jepang. Meski beberapa merk mobil China telah mulai merambah Indonesia saat itu, tak satu pun ada mobil China yang parkir di halaman luas kantor Johanes Tiro. Mungkin juga tak pernah ada. Ia turun dari mobil Mitsubishi Expandemya, satu-satunya mobil sederhana yang tampak parkir di tempat itu sejauh dan seluas mata mampu memandang. la memilih mobil itu justru karena harganya yang murah dan muatannya banyak untuk mobil sekelas tipe SUV. Tetapi di atas segalanya, adalah karena pemilik perusahaan 

mobil tersebut adalah pribumi dan kebetulan pula berbesanan dengan teman semasa mahasiswa. Klop.. 

Lumayan jauh ia berjalan kaki, sementara seorang penjaga datang tergopoh-gopoh menjemputnya, karena tak menyangka akan ada tamu datang tanpa supir. la parkir cukup jauh akibat tempat telah penuh. lnilah satu-satunya tamu yang datang tanpa supir dan mobilnya murah, pikir sang penjaga. Penjaga kantor Johanes Tiro pun tahu bahwa mobil yang dipakai Sutan adalah mobil murah, padahal disain mobilnya sudah milenia? Tapi tetap bersikap hormat,sama dengansikaphormat terhadaptamu’ tamu lain dari bosnya. Itu perintah bos Tiro, tak boleh membeda’ bedakan tamu, betapa pun bentuk tamu dan kendaraannya. 
Hal.8


SUTAN
THE PRESIDENT

Betapapun, Pemilu dan Pilpres yang akan dilaksanakan 

membutuhkan pengawasan intensif dan melekat, karena ada dua materi hasil pemilihan yang berbeda tujuan dengan cara yang sama dan bersamaan. Tujuan pertama untuk memilih anggota Legeslatif dengan cara memilih langsung personil-personil partai yang dianggap bersih dan mampu serta mau menyuarakan keinginan dan keluhan masyarakat atau rakyat yang memilihnya. Tujuan kedua adalah memilih Presiden dan Wakil Presiden, atau anggota Eksekutif Puncak Negara dengan cara memilih langsung orangnya. Kedua tuiuan yang berbeda ini bisa saja menimbulkan kesemrawutan yang sempurna, yang tidak bisa diurai karena telah berbaur antara sebab dengan akibat alias tak bisa diketahui antara pangkal dan ujung masalah. Semua hal baik yang muncul sebagai modal awal pemilihan, berbaur dengan hasil proses Pemilu dan Pilpres yang selanjutnya menjadi satu kesatuan yang tidak tampak batas-batasnya lagi. Pemilih anggota DPR dari suatu partai bisa saja memilih Presiden yang bukan calon dari partai bersangkutan, sementara akal sehat menyatakan tidak mungkin. Begitupun sebaliknya. 

Kemungkinan kerancuan hal itu menghantui semua pihak. Pihak oposisi mengkhawatirkan kesimpang-siuran itu bisa menimbulkan niat untuk berbuat curang pada pihak pemerintah. Menurut mereka tanda-tandanya sudah mulai menampakkan diri dengan terbongkarnya tanpa sengaja gudang penyimpanan iutaan e-KTP aspal di Bogor menjelang Pilkada Serentak tahun 2018, meskipun pemerintah -dengan keterangan berbelit~ belitmembantah e-KT P tersebut disimpan guna melakukan kecurangan. Sementara di pihak pemerintah meskipun KPU dengan jajarannya telah bekerja baik dan jujur, bisa saja diklaim tidak jujur oleh oposisi. Sudah bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila masing-masing pihak berpegang pada persepsinya sendiri-sendiri. 
Hal.7


SUTAN
THE PRESIDENT

tuntutan-tuntutan mereka setiap mereka melakukan aksi. Atau ~kalau adapembuat skenario teror tak perlu lagi capek-capek membuat tuntutan-tuntutan teroris, karena menganggap masyarakat bodoh. Anehnya, seperti tempo-tempo yang lalu, teroris bisa juga merasa capek, sehingga mereka merasa perlu beristirahat. Suasana teror pun, untuk waktu yang cukup lama, bisa setengah atau satu tahun, menghilang begitu saja. Di tahun~ tahun lalu, ancaman born terhadap gereja, biasa muncul di hari~ hari raya umat Kristen, terutama Hari Natal; Tetapi tetap tanpa tuntutan. Sejak banyak pertanyaan-pertanyaan muncul dari masyarakat intelektual dan kampus tentang mengapa bomnya meledak selalu menjelang Hari Natal, maka di tahun 2018 itu, para teroris mengubah pola dengan membom gereja menjelang Ramadhan. Rupanya para teroris ini cukup interaktif dan peka untuk memenuhi ekspektasi masyarakat. Menakjubkan!

Bab 5
Pada masa yang heboh, setelah diawali dengan penyanderaandan pembantaian anggota Pasukan Elit Kepolisian di Markas Komandonya sendiri, di Markas Brimob Kelapa Dua, disusul dengan teror bom yang diledakkan di gereja-gereja dan pos-pos polisi menjelang Ramadhan, Indonesia menuju Pemilu Legeslatif yang akan diadakan berbarengan dengan Pemilihan Presiden. Ini adalah cara pemilihan yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Segala kemungkinan bisa terjadi. Cara yang semestinya membutuhkan skema pelaksanaan yang tergambar rapih, dengan asumsi-asumsi terukur agar mudah dldeteksi di tempat-tempat pencoblosan atau Tempet pemungutan Suara (TPS).
Hal.6

SUTAN 
THE PRESIDENT

Bab 4
Setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Gelombang Ketiga dilaksanakan tahun 2018. peta pemilih partai-partai pemerintah mulai tergerus oleh pemilih partai~partai oposisi. Hantaman cukup mengerikan bagi partai pemerintah dan partai-partai pendukungnya, yang memunculkan kepanikan dalam lingkaran mereka. Terlebih bagi rezim pemerintahan sendiri, khususnya Istana Negara saat itu. Ditambah hasil Pemilu di negara tetangga terdekat, Malaysia, beberapa bulan berlalu, yang dimenangkan oleh partai oposisi di bawah tokoh politik gaek dari Malaysia, Mahathir Mohammad, lengkaplah bentuk monsteryang menimbulkan kepanikan .lstana itu.

Terorisme, yang sejak Orde Baru selalu menjadi jalan keluar dari kepanikan rezim, akibat ketidak mampuan pemerintah mengatasi kebuntuan politik atau ekonomi, kembali muncul dan oleh media-media pemerintah, isu ini digoreng terus melalui pernyataan-pernyataan resmi aparat yang kemudian disambut oleh media-media ”mainstream” maupun medsos yang mendukung pemerintahan. Bahkan akan dikeluarkan Perpu Anti Terorisme oleh Presiden, Perpu yang memang dibuat untuk meyakinkan masyarakat bahwa teroris itu memang nyata ada di Indonesia. Padahal sejak pertama kali teroris muncul di negeri ini, di sekitar tahun delapan puluhan pada abad yang silam, yaitu Kelompok Imran, hanya satu-satunya dari kelompok itulah ada tuntutan yang muncul, yaitu menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan akibat ditilang karena tak punya surat-surat resmi kendaraan bermotor.

Setelah itu, teroris melakukan teror tanpa pernah ada tuntutan yang diumumkan oleh mereka, mungkin mereka anggap pemerintah dan masyarakat sudah mengetahui
Hal.5



SUTAN 
THE PRESIDENT

la terkesiap, tapi tidak menutup teleponnya. Johanes Tiro adalah Konglomerat yang sudah bertaraf Taypan, Hoakiau asal Aceh dan termasuk Taypan paling disegani dl kalangan pengusaha lndonesia. Bisnisnya menggurita dari gunung. gunungpenggendonggeotermalsampaike laut-laut penyimpan kilang-kilang minyak ”off-shore”-nya. Itupun masih diikutl lagl dengan perkebunan sawit ratusan ribu hektar dan developer pembangun kota-kota mandiri di seluruh Indonesia. Belum lagi bank komersialnya yang menggurita. Sungguh warna-warni sempurna dari dunia bisnis. Hatinya berdebar, tapi suaranya dipaksa untuk tidak bergetar. 

"Ya... apa Tuan perlu bantuan saya?" 

Serangan mematikan yang cerdas. Bila ada orang yang belum anda kenal menelepon anda, boleh dipastikan la akan minta bantuan. Apalagi orang sekelas Jahanes Tiro. Lawan bicaranya terkesiap sejenak, wow ...... ternyata beberapa jenak. 

Kini ia yang terkesiap kembali. Tapi tak la ma, cepat Ia menata dm. Dlamdiam Sutan kagum, dua kali terkesiap oleh orang yang sama. Tanda bukan orang sembarangan. 

”Kapan?” 

'Sekarang Tuan!" 

Terkesiap lagi, hat-trick Luar biasa. "Maaf... maksudnya?" 

”Ya... sekarang juga. Ini super kritis” 
Hal.4